pohon flamboyan
Pertanian Pohon Pohon Flamboyan

Pohon Flamboyan: Deskripsi, Klasifikasi, Jenis dan Manfaat

Pohon Flamboyan memiliki habitus pohon dengan kanopi berbentuk dari cabang melengkung. Pohon ini mampu tumbuh mencapai ketinggian 12 meter, dengan batang berwarna coklat keabuan.

Daun flamboyan majemuk dengantulang menyirip rangkap dua dengan panjang 70 sentimeter, anak daun 20 sampai 40 sentimeter dengan helaian daun yang sangat banyak, bentuknya bulat telur dengan panjang 8 – 10 mm dan ujung tumpul.

Flamboyan ditumbuhi bunga besar dengan panjang 7 sampai 10 sentimeter berwarna merang terang, merah tua hingga jingga. Dibagian mahkota bunga pinggir memiliki gerigi dalam jumlah banyak, sedangkan dibagian atas mahkota memiliki warna bercorak putih atau kuning.

Bunga tersebut akan mengalami penyerbukan yang dibantuk oleh angin dan serangga, bunga ini akan berubah bentuk menjadi buah atau polong. Polong ini memiliki bentuk pipih dengan panjang 30 sampai 50 sentimeter, dibagian dalam polong terdapat beberapa biji berbentuk bulat seperti telur.

Baca Juga Pohon Akasia: Deskripsi, Klasifikasi, Persebaran, Syarat Tumbuh, Jenis, dan Budidaya

Penamaan Pohon Flamboyan

Terdapat beberapa penamaan pohon flamboyan diberbagai negara, seperi India menyebut flamboyan dengan nama gulmohar. Selain itu pohon juga diberi nama etnik seperti sunkervara, mayarum, atau shima sankesula.

Loading...

Sekian banyak nama tersebut, penamaan yang paling populer dikalangan masyarakat berasal dari negara Prancis menyebut pohon ini dengan nama leur de paradis dan flamboyant.

Baca Juga Pohon Kersen: Deskripsi, Klasifikasi, Morfologi, Persebaran dan Manfaat

Persebaran Pohon Flamboyan

deskripsi pohon flamboyan
Sumber wichietorresart.com/

Secara umum Flamboyan merupakan tanaman yang mampu tumbuh di daerah beriklim tropis dan subtropis seperti Madagaskar, Australia dan Amerika Serikat meliputi Florida, Rio Grande Valley sebelah selatan Texas, dataran rendah Arizona dan California, Hawaii, Pulau Virgin.

Selain itu flamboyan juga tumbuh subur di negara Karibia, Puerto Rico, dan Kepulauan Guam. Khusus negara karibia pohon ini sering dimanfaatkan sebagai instrumen perkusi yang dikenal dengan sebutan the shak-shak atau maraca.

Menurut Syarifah, 2007 Flamboyan juga tumbuh Di Indonesia, tanaman ini banyak di temui di pinggir jalan, taman kota/kompleks perumahan, taman pekarangan rumah, maupun sebagai turus untuk memperindah pemandangan dan sebagai tanaman peneduh di kala siang hari.

Baca Juga Apel: Deskripsi, Klasifikasi, Morfologi, Varietas, Manfaat, Kandungan Gizi

Manfaat Pohon Flamboyan

Seperti yang sudah saya singgung diatas terdapat beberapa manfaat umum dari Flamboyan, ternyata masih banyak manfaat lain untuk kesehatan dari flamboyan seperti antimikroorganisme, antikanker, antelmintik, agent sistem saraf pusat.

Hal ini dikarenakan flamboyan mengandung pigment antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan, antibakteri, larvasida, antifugi, anti inflamasi, antimalaria, anti reumatik, hepatoprotektif, dan gastroprotektif.

Contohnya dibagian kulit batang flamboyan mengandung tannin, β−sitosterol, leucocyanidin, lupeol, saponin, alkaloid, carotin, dan flavonoid. Sedangkan dibagian bunganya mengandung zeaxanthin dan bagian daun mengandung tannin, lupeol, dan β−sitosterol, dan pada biji mengandung lektin.

Dari semua kandungan tersebut dapat kita simpulkan bahwa flamboyan mengandung sejuta manfaat bagi tubuh kita, terutama pada bagian kulit batang, bunga, daun dan bijinya.

Baca Juga Pinang : Deskripsi, Klasifikasi, Morfologi, Budidaya, Hama dan Penyakit

Klasifikasi Pohon Flamboyan

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Magnoliophyta
  • Class : Magnoliopsida
  • Ordo : Fabales Famili : Fabaceae
  • Sub Famili : Caesalpinioideae
  • Genus : Delonix
  • Spesies : Delonix regia (Hook) Raf.

Cara Menanam Pohon Flamboyan

Selanjutnya saya akan menjelaskan step by step menamam pohon flamboyan yang baik dan benar. Yuk simak ulasan dibawah ini.

1. Pemilihan Biji

Untuk memulai budidaya tanaman hal pertama yang perlu kita perhatikan adalah pemilihan biji atau bibi. Pilihlah biji flamboyan memiliki warna hitam dengan ukuran besar dan padat. Proses pertumbuhan kecambah pada biji flamboyan biasanya sulit, maka dari itu diperlukan cara pertumbuhan kecambahan yang baik dan benar. Berikut cara pertumbuhan kecambah yang baik dan benar diantaranya:

  • Pertama lakukan perendaman biji flamboyan , perendaman dilakukan selama sehari semalam menggunakan air hangat. Setelah kulit biji mulai terkelupas, anda dapat segera melakukan penanaman di pot.
  • Jika cara diatas dirasa kurang baik, anda dapat menggunakan tips kedua yaitu dengan mengamlas setiap sisi biji flamboyan tersebut. Usahakan pengamplasan tidak terlalu, anda cukup melakukanya beberapa dekit saja. Setelah itu lakukan perendaman selama satu hari, barulah tanaman biji tersebut kedalam pot.

2. Pengaturan Kadar Keasaman atau pH

Tahap selanjutnya adalah pengaturan kadar keasaman atau pH, flamboyan dapat tumbuh dengan baik pada tanah yang memiliki pH 5,6 sampai 6,0. Selain itu pastikan juga daerah tersebut memiliki iklim tropis atau subtropis. Flamboyan dapat ditanam didaerah yang memiliki musim kemarau, musim penghujan, namun tidak dapat tumbuh jika ditanam pada musim salju atau musim dingin.

3. Proses Penanaman

Tahap selanjutnya adalah penanaman, sebaiknya biji yang akan anda tanam memiliki ketinggina 1 meter. Ketika sudah, barulah anda bisa memindahkan bibit tersebut kelahan terbuka. Pertama buatlah cekungan pada lahan tanah dengan menggalinya sedalam 50 cm.

Loading...

Kemudian pindahkan bibit flamboyan tadi kedalam cekungan tanah tersebut dengan posisi tegak lurus. Lalu tutup kembali dan timbun akarnya dengan tanah. Pastikan area tersebut sudah anda padatkan.

4. Proses Perawatan

Setelah anda selesai melakukan penanaman, hal lain yang perlu dilakukan adalah proses perawatan. Terdapat beberapa cara perawatan tanaman flamboya diantaranya sebagai berikut.

  • Pemupukan

Seperti yang kita ketahui pemberian pupuk bertujuan agar tanah mengandung nutirisi dan unsur hara tinggi sehingga kebutuhan tanaman flamboyan tercukupi. Anda dapat melakukan pemupukan berskala sekitar 2-3 bulan sekali.

  • Penyiraman

Selanjutnya adalah proses penyiraman, anda dapat melakukan penyiraman secara rutin pada bibit yang baru dipindahkan, setelah itu penyiraman tidak perlu lagi dilakukan secara rutin atau disiram seperlunya saja.

  • Pemangkasan

Kita ketahui pohon flamboyan merupakan tanaman yang mampu tumbuh 5 meter dalam satu tahun, maka dari itu diperlukan proses pemangkasangan pada batang, tangkai, juga daunnya bagian atasnya. Selain itu, pemangakasan bertujuan untuk merangsang pertumbuhannya, juga mempercantik tampilannya saat besar nanti.

Indahnya Bunga Flamboyan

bunga flamboyan
Sumber www.123rf.com/

Seperti yang sudah saya jelasnya diatas, pohon menghasilkan bunga berukuran besar dengan warna beragam dari merah tua, kuning hingga jingga. Biasanya bunga flamboyan akan tumbuh dimusim penghujan tiba, ketika itu kuncup bunga berwarna merah, kuning hingga jingga akan mulai tumbuh.

Bunga ini akan mekar sepenuh tidak lama dari proses kuncup tersebut, membentuk semacam gerombolan yang rapat dan padat sehingga tampak begitu besar. jika kita lihat lebih dekat bunga flamboyan mirip dengan bunga anggrek.

Mahkota bunga flamboyan berukuran 8 sentimeter, dari sekian banyak mahkota tersebut pasti terdapat salah satu mahkota paling berbeda dengan lainnya seperti ukurannya lebih panjang, warnanya berbeda ataupun ukurannya lebih besar.

Jenis Pohon Flamboyan

Terdapat beberapa jenis flamboyan berdasarkan warna bunganya, seperti flamboyan merah, kuning, emas dan ungu. Penasaran? Yuk simak ulasan dibawah ini.

1. Flamboyan Merah

Dari namanya saja bisa kita simpulkan bahwa flamboyan merah memiliki ciri khas bunga berwarna merah terang hingga gelap. Umumnya jenis ini berbatang keras dan mampu tumbuh mencapai ketinggian 10 sampai 12 meter tergantung kondisi lingkungan.

2. Flamboyan Kuning

Jenis selanjutnya adalah flamboyan kuning, ciri khas dari jenis ini terletak pada bunganya berwarna kuning cerah. Ciri lainnya hampir sama dengan flamboyan merah, seperti memiliki batang keras dan mampu tumbuh mencapai ketinggian 10 sampai 12 meter.

3. Flamboyan Emas

Selanjutnya adalah flamboyan emas, ciri khas terletak pada bunganya berwarna kuning seperti emas. Jenis ini memiliki batang yang mamput tumbuh mencapai ketinggian 8 meter, terbilang lebih kecil dari jenis lainya.

4. Flamboyan Ungu

Terakhir adalah flamboyan ungu, jenis ini sangat sulit ditemui karena langka dan susah dibudidayakan. Maka dari itu flamboyan ungu tidak banyak orang yang tahu.

Demikian ulasan singkat tentang Pohon Flamboyan, semoga sedikit informasi ini dapat bermanfaat untuk anda semua dan saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya. Baca Juga Pohon katilayu: Ciri ciri, Asal-usul, Nama Lain Di Jawa dan Manfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *