bunga kamboja
Bunga Bunga Kamboja Pertanian

Bunga Kamboja: Deskripsi, Klasifikasi, Jenis, Bagian bagian, dan Filosofi

Bunga Kamboja adalah sekolompok tanaman dari marga Plumeria, penamaan ini diberikan karena untuk menghormati Charles Plumier, merupakan seorang pakar botanis asal Perancis.

Kini kamboja tidak hanya memiliki warna putih dan kuning, akan tetapi sudah banyak warna lain dari bunga kamboja yang dihasilkan dari perkawinan silang diantaranya berwarna merah muda, orange, merah, dan merah tua.

Bunga kamboja berasal dari dari Amerika Tropik, seperti Meksiko, Kolombia, Ekuador, lama kelamaan bunga ini menyebar ke daerah-daerah beriklim panas, seperti Asia termasuk Indonesia.

Kamboja sudah semakin banyak dibudidayakan, hal ini karenakan masyarakat sekarang tidak menganggap kamboja sebagai tanaman mistik yang selalu berkaitan dengan hantu saja.

Oleh karena itulah teknik budidaya kamboja selalu mengalami perkembangan dan juga peminat tanaman ini juga semakin banyak. Masyarakat sering memanfaat kamboja sebagai tanaman hias di pekarangan rumah karena memiliki warna bunga yang indah dan aroma khas.

Selain itu banyak sekali manfaat lain dari kamboja, terutama bagian akar, kulit batang, daun dan bunganya untuk kesehatan dan kecantikan. Selengkapnya Manfaat Kamboja

Bunga kamboja berkembang biak dengan cara generatif dan vegetatif. Cara generatif artinya tanaman kamboja dikembang biakan dari biji yang dihasilkan bunganya, kemudian akan tumbuh tunas, batang, akar dan daun.

Loading...

Sedangkan pengembang biakan vegetatif dihasilkan dengan cara stek, okulasi dan cangkok. Apakah anda ingin membudidayakan tanaman kamboja? Kalau iya silahkan klik link berikut ini Cara Menanam Bunga Kamboja yang Baik dan Benar Untuk Pemula

Klasifikasi Bunga Kamboja

Kingdom Plantae
Divisi Spermatophyta
Subdivisi Angiospermae
Kelas Dicotyledoneae
Ordo Apocynales
Famili Apocynaceae
Genus Plumeria L.
Spesies Plumeria sp

Deskripsi Tanaman Kamboja

Kamboja merupakan tanaman yang memiliki tinggi berkisar antara 3 sampai 7 meter dan terdapat getah putih. Seperti yang sudah saya singung diatas bahwa kamboja berasal Amerika Tropik, didaerah asalnya kamboja dimanfaatkan sebagai tanaman hias dipekarangan rumah, taman dan kuburan.

Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di daerah datara rendah hingga daerah dengan ketinggian 700 meter diatas permukaan laut. Kamboja memiliki batang berukuran bekar, berdaging, membengkok, berkayu keras, percabangan banyak dan besar.

Biasanya setiap bunga kamboja memiliki lima helai kelopak berukuran hampir sama setiap jenisnya, karena bunga A dan bunga B belum tentu memiliki kelopak berukuran sama. Namun umumnya bunga ini akan tumbuh secara bergerombol pada tiap ujung cabangnya.

deskripsi bunga kamboja
Sumber fredikurniawan.com/

Setiap bunga memiliki tangkai dari yang berfungsi sebagai perekat antara pangakal bunga dan ranting. Biasanya tangkai berukuran berbeda-beda, namun umumnya berukuran 20 sampai 40 sentimeter.

Bunga ini tumbuh dibagian ujung ranting dengan bentuk corong, mahkota berwarna putih atau merah tergantung jenisnya dan memiliki aroma wangi yang khas. Diatas sudah kami bahas bahwa banyak sekali varietas bunga kamboja seperti kuning putih, jinga, merah muda, sampai merah tua yang dihasilkan dari perkawinan silang.

Selanjutnya bagian daun, kamboja memiliki daun bulat dengan panjang 30 sampai 40 sentimeter, ada pula daun berbentuk runcing dengan panjang 20 sampai 30 sentimeter. Dibagian permukaan umumnya daun kamboja mengkilat dan memiliki tulang daun menyirip yang tampak jelas.

Info lebih jelasnya mengenai deskripsi tanaman kamboja, silahkan klik link berikut ini Ciri ciri tanaman kamboja.

Bagian Bunga Kamboja

bagian bunga kamboja
Sumber kitchenuhmaykoosib.com/

Berikut akan saya jelaskan apa saja bagian bagian bunga kamboja, dari benang sari, tangkai bunga, dasar bunga, kelopak bunga dan lain-lain. Lebih jelasnya simak ulasan dibawah ini.

1.Benang Sari

Bagian pertama dari bunga kamboja adalah benang sari atau alat reproduksi jantan pada bunga. Benang sari terdiri dari beberapa bagian diantaranya

tangkai sari, dan, pada ujung tangkai sari, kepala sari atau bunga. Setiap bunga memiliki empat kotak sari, disebut mikrosporangia yang mengandung serbuk sari.

Serbuk sari tersebut merupakan bagian terpenting dari proses penyerbukan bunga agar menghasilkan buah nantinya. Step by step penyerbukan bunga diawali dari lepasnya serbuk sari dari anter, lalu jatuh, atau terbawa oleh agen eksternal angin, air, atau hewan ke putik bunga yang sama maupun bunga lain sehingga terjadilah proses penyerbukan.

2.Tangkai Bunga

Selanjutnya adalah tangkai bunga atau Pedicellus berfungsi sebagai penopang dan penghubung antara tangkai bunga dengan ranting. Ingat ya tangkai bunga dan tangkai induk memiliki fungsi berbeda.

3.Dasar Bunga

Kemudian adalah dasar bunga atau Receptacle berfungsi sebagai tempat  meletakkan dan bertumpunya mahkota dan bagian-bagia bunga lainnya, karena terletak dibagian bawah atau diatas tangkai bunga.

Loading...

4.Kelopak Bunga

Kelopak bunga merupakan bagian terluat dari sebuah bunga atau bagian yang

menyelimuti mahkota ketika masih kuncup. Dari urain tersebut dapat kita simpulkan bahwa kelopak berfungsi sebagai pelindung mahkota bunga ketika masih kuncup dan akan terbuka jika mahkota mekar.

5.Mahkota Bunga

Mahkota bunga atau corolla merupakan bagian terindah dari bunga karena memiliki warna indah dan cerah yang beragam. Umumnya mahkota berfungsi sebagai penarik serangga sehingga mau mendekati bunga, yang kita ketahui serangga merupakan salah satu agen eksternal dari proses penyerbukan.

6.Daun Pelindung (Brachtea)

Daun pelindung bunga atau Brachtea merupakan daun terakhir yang menjadi tempat tumbuhnya sebuah bunga.

7.Kepala Putik (Stigma)

Kepala putik merupakan tempat melekatnya polen yang berasal dari kepala sari, kemudian dikirim ke bagian ovarium/inti telur melalui tabung serbuk sari.

8.Tangkai Putik (Stilus)

Sama halnya dengan tangkai bunga, tangkai putik juga berfungsi sebagai penyangga kepala putik agar tetap berada pada posisi yang telah ditentukan.

9.Bakal Buah (Ovarium)

Bakal buah atau ovarium memiliki fungsi sebagai tempat pembuahan, dimana terjadi peleburan antara gamet jantan dengan gamet betina, sehingga dimungkinkan terbentuknya bakal buah.

10.Bakal Biji (Ovulum)

Bakal biji atau ovulum merupakan tempat terjadi pembentukan biji, yang kita ketahui salah satu pengembang biakan bunga kamboja adalah dengan cara generatif atau dari biji.

Jenis Bunga Kamboja

jenis bunga kamboja
Sumber id.wikipedia.org/

Selanjutnya saya juga akan menjelaskan beberapa jenis bunga kamboja dari kamboja merah, bali, putih, kuning dan lain-lain. Lebih jelasnya simak ulasan dibawah ini.

Bunga kamboja merah

jenis pertama adalah kamboja merah dengan ciri daun agak panjang, runcing dan berwarna hijau tua, berbulu. Kamboja merah sangat rajin berbunga dengan kelopak berwarna merah muda dan ada semburar putih ditengah petalnya.

Bunga kamboja putih atau Adenium White Knight

Merupakan jenis selanjutnya dari kamboja, jenis ini memiliki ciri daun berwarna hijau tua dan tidak berbulu. Sedangkan bagian bunganya berwarna putih bersih. Jenis ini berasal dari Namibia dan Angola, Kamboja putih termaksud tanaman yang rajin berbunga dan memiliki ukuran paling besar dibandingkan jenis lainnya.

Bunga kamboja pink

Selanjutnya adalah kamboja pink yang berasal dari Anggola Selatan, jenis ini sering ditemui di daerah bebatuan. Biasanya berbunga sekitar 1-2 minggu saja atau melambat. Oleh karena itu jenis kamboja pink sangat jarang dibudidayakan.

Filosofi Bunga Kamboja

Dilihat dari agama hindu kamboja memiliki filosofi dapat dilihat dari proses berbunga yang terjadi pada sasih kapat (bulan purnama ke empat) yang merupakan bulan baik.

Oleh karena itu masyarakat sekitar khususnya bali menganggap bahwa kamboja sebagai “sari alam”, jadi kamboja dapat diartikan sebagai sari alam yang membawa pencerahan dan sari-sari kebaikan. Ditambah lagi masyarakat bali memiliki ikatan erat dengan bunga ini.

Demikian ulasan singkat saya tentang bunga kamboja, semoga sedikit pengetahuan ini dapat bermanfaat untuk kita semua dan saya ucapkan terima kasih atas perhatiannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *