Pohon Lamtoro
Khasiat Pertanian

Lamtoro: Deskripsi, Klasifikasi, Morfologi, Syarat Tumbuh dan Khasiat

Lamtoro merupakan tanaman dari subfamili Mimosaceace dan golongan Leguminoseace. Secara umum tumbuhan ini termaksud jenis tanaman multi fungsi, karena hampir semua bagiannya dapat dimanfaat seperti daun, buah/biji dan kayunya untuk keperluan manusia serta hewan.

Tanaman ini awalnya ditemukan di Negara Mexico dan Amerika Tengah pada tahun 1520 oleh orang Spayol. Kemudian, tepatnya abad ke-20 tanaman ini tersebar lebih luas khususnya Filipian, disini lamotoro digunakan sebagai tanaman peneduh, kayu bakar pakan ternak. Sumber eprints.ung.ac.id 

Baca Juga Pohon Tembesi: Pengertian, Klasifikasi, Morfologi, Manfaat dan Habitat

Klasifikasi Ilmiah Lamtoro

Kingdom Plantae
Divisi Magnoliophyta
Kelas Magnoliopsida
Ordo Fabales
Family Fabaceae
Genus Leucaena
Spesies Leucaena leucocephala (Lamk.) de Wit.

Morfologi Tanaman Lamtoro

morfologi pohon lamtoro
Sumber www.obatmaagherbal.web.id

Tanaman ini mampu tumbuh dengan ketinggian 18 meter, memiliki cabang banyak dan kuat, dibagian luarnya atau kulit batang berwarna abu-abu. Daun pada tanaman ini bertulang menyirip dua dengan 4 sampai 9 pasang sirip setiap daunnya. Panjang daun mencapai 35 sentimeter dan glandula besar mencapai 5 milimeter.

Bunga pada tanaman ini berdiamter 2 sampai 5 sentimeter yang berjumlah banyak, terdapat stamen 10 per bunganya dan pistil dengan panjang 10 milimeter. Bauhnya berbentuk polong dengan panjang 14 sampai 25 sentimeter x 1,5 sampai 2 sentimeter. Berwarna coklat muda sampai tua, setiap buah atau polongnya menghasilkan 18 sampai 22 biji berwarna coklat.

Baca Juga Pohon Keben: Pengetian, Klasifikasi, Morfologi, Habitat dan Manfaat

Loading...

Syarat Tumbuh Lamtoro

Secara umum petai cina dapat tumbuh dengan baik di daerah beriklim tropis dan hangat, dengan suhu 25 sampai 30 derajat celcius. Lalu diketinggian lebih dari 1000 meter diatas permukaan laut akan menghambat laju pertumbuhannya, maka dari itu lokasi yang terpat dibawah 1000 meter diatas permukaan laut. Kemudian lokasi dengan curah hujan berkisar antara 650 sampai 3.000 mm atau dapat juga tumbuh didaerah 800 sampai 1.500 mm.

Kandungan Kimia

Dibeberapa bagian dari tanaman petai cina ini terdapat kandungan kimia yang baik untuk tubuh kita, seperti bijinya mengandung 100 g mempunyai nilai kandungan kimia berupa zat kalori sebesar 148 kalori, kandungan protein 10,6 g, kandungan lemak 0,5 g, hidrat arang 26,2 g, kalsium 155 mg, besi 2,2 mg, vitamin A, Vitamin BI 0,23 mg.

Lalu daunnya mengandung zat aktif alkaloid, saponin, flavonoid dan tanin. Lalu terdapat beberapa zat aktif didalam tanaman petai cina diantaranya alkaloid, saponin, flavonoid, mimosin, leukanin, protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, vitamin A dan vitamin B.

Baca Juga Pohon Waru: Pengertian, Klasifikasi, Ciri ciri, Nama Lokal dan Manfaat

Manfaat

Lamtoro memiliki rasa pahit yang bersifat netral pada buah atau bijinya. Tanaman ini memiliki khasiat untuk mengobati penyakit seperti peluruh kencing (diuretik), obat cacing, susah tidur karena gelisah, luka terpukul, patah tulang, abses paru dan bisul. Bijinya untuk mengobati cacingan, bengkak (oedem), radang ginjal dan kencing manis, sedangkan akar digunakan sebagai peluruh haid.

Selain dari segi kesehatan, terdapat beberapa manfaat lain dari tanaman ini. Kayunya dapat digunakan sebagai bahan bakar, lalu daunnya dapat digunakan sebagai pakan ternak dan bijinya dapat diolah menjadi masakan yang dapat dikonsumsi manusia. Daun tanaman ini mengandung protein, lemak, kalsium, dan vitamin sedangkan, biji lamtoro mengandung mimosin, leukanin, protein, dan leukanol.

Pengendalian Hama

Tanaman ini sangat sering diserang oleh hama Kutu Loncat yang terjadi pada pertengahan dan akhir musimpenghujan. Umumnya hama ini sering menyerang petai cina dibagian tangkai, kuncup daun, tunas dan daun muda, sehingga menghambat pertumbuhan. Cara pengendalian hama ini cukup mudah, anda hanya perlu menyemprot tanaman ini menggunakan insektsida berbahan aktif Dimethoate selama 2 sampai 4 minggun secara rutin.

Sebaiknya dalam penyemprotan menggunakan insektsida hanya dilakukan pada tanaman yang sudah berumur 3 sampai 4 bulan saja. Proses penyemprotan sebaiknya dilakukan pada waktu pagi hari, tujuannya agar bahan kimia ini tidak terlalu lama menempel terutama dibagian daun petai cina.

Perawatan

Ketika proses budidaya dilakukan pada musim kemarau, sebaiknya penyiraman dilakukan 2 sampai 3 kali sehari. Lalu beri pupuk ketika tanaman sudah berumur lebih dari 20 hari dari awal penanaman. Jenis pupuk yang diberikan tergantung selera anda, tapi saran kami sebaiknya anda menggunakan pupuk NPK dengan dosis 100 gram yang dilarutkan kedalam 10 liter air bersih.

Pemupukan tambahan dari dilakukan, apabila tanaman petai cina menunjukan ciri warna daun memudar. Ketika hal itu terjadi berarti tanaman ini memerlukan tambahan pupuk. Salah satu tahap perawatan terpenting adalah penyiangan, tujuan dari perawatan ini agar tanaman gulma yang tumbuh di lahan tanam atau budidaya dapat dibersihkan. Karena jika anda tidak melakukan penyiangan, takutnya kandungan unsur hara yang harusnya diserap oleh tanaman petai cina malah diserap oleh gulma.

Demikian ulasan mengenai tanaman Lamtoro, dari pengetian, klasifikasi, morfologi, syarat tumbuh, kandungan kimia, manfaat, hama dan perawatan. Semoga sedikit informasi ini dapat bermanfaat untuk anda semua, terima kasih atas perhatiannya.

Baca Juga Kepuh: Pengertian, Klasifikasi, Morfologi, Pertumbuhan dan Manfaat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *