ciri ciri harimau
Peternakan

Ciri ciri Harimau, Jenis Harimau, Perilaku Harimau, Habitat Harimau

Ciri ciri Harimau – Kita ketahui ada sembilan jenis anak harimau loreng yang hidup didunia, dari 9 tersebut ada 3 jenis anak harimau loreng yang sudah punah yaitu Harimau Bali (Panthera tigris balica), Harimau Jawa (P.t. sondaica) dan Harimau Kaspia (P.t. virgata). Sedangkan harimau yang masih ada diantaranya Sisanya adalah Harimau Siberia (P.t. altaica), Harimau Cina Selatan (P.t. amoyensis), Harimau Sumatera (P.t. sumatrae), Harimau Indochina (P.t. corbetti), Harimau Malaya (P.t. malayensis) dan Harimau Benggala (P.t. tigris). Dari 9 jenis harimau tersebut tentu memiliki ciri khas masing masing, nah dibawah ini akan kami jelaskan semua ciri ciri harimau berdasarkan jenisnya. Namun sebelum itu kami akan membahas lebih dulu ciri umum dari hewan mamalia terbesar kedua setelah singa ini.

Klasifikasi Ilmiah Harimau

  • Kingdom: Animalia
  • Fillum: Chordata
  • Subfilum: Vertebrata
  • Kelas : Mammalia
  • Infrakelas: Eutheria
  • Ordo: Carnivora
  • Sub-ordo: Fissipedia
  • Super-famili: Felloidea
  • Famili: Felidae
  • Sub-famili: Pantherinae
  • Genus: Panthera 
  • Species: Panthera tigris

Ciri Ciri Harimau Secara Umum

ciri ciri harimau

Umumnya hewan mamalia dengan bulu loreng ini memiliki berat tumbuh berkisar antara 180 sampai 320 kilogram untuk kelamin jantan, sedangkan untuk kelamin betina memiliki berat badan berkisar antara 120 sampai 180 kilogram. Jika dilihat dari berat badannya, Harimau Sumatera lah yang memiliki berat badan terkecil berkisar antara 100 sampai 150 kilogram saja. Sedangkan untuk harimau terbesar adalah Siberia, dengan berat badan mencapai 180 hingga 300 kilogram.

Harimau berkelamin jantan memiliki panjang tumbuh berkisar antara 2,6 sampai 3,3 meter. Sedangkan untuk kelamin betina memiliki panjang tumbuh antara 2,3 sampai 2,75 meter dengan jumlah loreng semuanya lebih dari 100. Hampir semua jenis harimau menyukai habitat seperti daerah hutan tropis, hutan rumput tinggi, hutan pohon daun jarum, hutan rawa-rawa, hutan bakau, dan hutan duri kering.

Selain itu, harimau juga memerlukan daerah penutup yang padat, keterediaan air cukup dan terdapat sumber pangan. Awalnya harimau tersebar diseluruh wilayah Asia, namun karena faktor internal dan eksternal kini harimau hanya tersebar diwilayah India, Asia Tenggara Tenggara (Indochina, Malaya dan Sumatera), China dan Rusia Timur Jauh (Amur).

Perilaku umum dari hariamau yaitu satwa yang soliter, artinya hewan yang bertempat tinggal secara menetap atau teritori, biasanya satu wilayah dihuni oleh satu ekor harimau jantan dan beberapa ekor harimau betina. Kawin sepanjang tahun dan setelah melalui 4 bulan masa kehamilan akan melahirkan 2 – 3 ekor anak. Sang anak pada usia 6 bulan mulai belajar berburu dan membunuh mangsa, namun tetap akan menyusui sampai usia paling sedikit 15 bulan baru setelah itu mencari wilayah sendiri.

Ciri ciri Harimau Lainya yaitu :

  • Merupakan Hewan Mamalia, diatas sudah kami jelaskan bahwa harimau merupakan salah satu hewan mamalia, artinya harimau memiliki kelenjar susu yang akan digunakan untuk menyusui anak anaknya dan berkembang biak dengan cara beranak atau melahirkan.
  • Termaksud Hewan Karnivora, sama halnya dengan singa. Harimau merupakan salah satu hewan pemakan daging atau karnivora, hal ini dapat kita perhatikan dari bentuk giginya yang tanjam dan kuat.
  • Memiliki Gigi Yang Tajam, Diatas sudah kita bahas bahwa harimau adalah hewan karnivora karena memiliki gigi yang tajam dan kuat. Fungsi gigi yang tajam dan kuat dari harimau, tentu untuk mengoyak daging sehingga memudahkan harimau mengkonsumsi mangsanya.
  • Memiliki Penglihatan yang baik
  • Memiliki bulu berloreng

Ciri Khas Harimau Berdasarkan Jenisnya

Selain membahas ciri ciri harimau secara umum, kami juga akan membahas ciri khas dari setiap masing masing harimau. Diatas tadi sudah kami jelaskan bahwa terdapat 9 jenis anakan harimau yang hidup di dunia yaitu Harimau Bali (Panthera tigris balica), Harimau Jawa (P.t. sondaica) dan Harimau Kaspia (P.t. virgata), Harimau Siberia (P.t. altaica), Harimau Cina Selatan (P.t. amoyensis), Harimau Sumatera (P.t. sumatrae), Harimau Indochina (P.t. corbetti), Harimau Malaya (P.t. malayensis) dan Harimau Benggala (P.t. tigris). Berikut penjelasannya !

Harimau Siberia ( Nama Ilmiah/botanis : Panthera tigris altaica), Nama lain Harimau Amur, Korea, Manchuria, atau Tiongkok Utara

ciri ciri harimau sebria

Ciri ciri utama Harimau Sebria adalah memiliki warna bulu paling cerah diantara jenis harimau lainnya. Biasanya loreng pada bulu harimau berwarna hitam, beda halnya dengan harimau sebria yang memiliki loreng berwarna pirang dengan jarak antara belangnya berjauhan. Harimau Siberia mempunyai bulu dada dan perut yang bewarna putih. Selain itu harimau Siberia mempunyai rimbunan bulu putih yang tebal mengelilingi lehernya.

Harimau Siberia merupakan harimau terbesar dalam sub-spesies harimau, dimana Harimau Jantan memiliki berat antara 180-318 kg, panjang tubuh 290 – 330 cm dan Harimau Betina memiliki berat antara 100 – 167 kg dan panjang tubuh 207 – 210 cm. Panjang ekor harimau jantan dewasa mencapai rata-rata 100 cm.

Loading...

Habitat harimau Siberia meliputi Korea Selatan , kawasan Amur-Ussuri di Primorye dan Khabarovsk Rusia, Tinggal sedikit yang masih hidup di Manchuria dan Korea Utara. Umumnya berperilaku satwa predator dengan mangsa babi hutan dan rusa. Dengan wilayah jelajah Harimau Jantan seluas 400 Mil² dan Harimau betina 160 Mil².

Harimau Sumatra (Nama Ilmiah/botanis : Panthera tigris sumatrae Pocock, 1929 )

harimau sumatera

Ciri ciri Harimau Sumatera yaitu memeliki warna bulu paling gelap dibandingkan jenis harimau lainnya. Belang pada harimau sumatera dominan lebar dan jarak antar belang berdekatan bahkan ada juga yang ganda. Harimau Sumatera berbeda dengan harimau Siberian oleh kaki hadapan yang berbelang dan Merupakan harimau terkecil dalam sub-spesies harimau.

Harimau Sumatera mempunyai panjang tubuh 2,3 sampai 2,8 m untuk kelamin jantan dan 2,15 sampai 2,3 meter untuk kelamin betina, panjang ekor 65 sampai 95 sentimeter dengan bulu di dagu, pipi dan belakang kepala lebih pendek dan memiliki berat tubuh antara 130 sampai 255 kilogram.

Habitat Harimau Sumatera yaitu Hutan di Pulau Sumatra, Indonesia. Perilaku umum dari Harimau Sumatera adalah satwa predator dengan mangsa mulai dari Rusa Sambar, Kijang, Kancil, Babi Hutan, Kerbau Liar, Tapir, Kera, Langur, Landak, Trenggiling, Beruang Madu, Reptilia (Ular, kura-kura, biawak dll.), Burung, Katak dan Ikan.

Dalam hal kondisi persediaan pakan di alam liar tidak mencukupi, maka Harimau Sumatera akan memasuki pemukiman untuk memangsa hewan ternak (Kerbau, Sapi, Kambing, Domba, Anjing dan Ayam. Hidup soliter dengan wilayah jelajah pencarian mangsa mencapai 100 km2, mengintai mangsa diam2 pada jarak 10 – 25 m, mendekati dari arah belakang atau samping mangsa (dari arah berlawanan angin) dan pada jarak 5 m muncul langsung menerkam dan menggigit bagian tengkuk mangsa.

Berburu setiap 3 sampai 6 hari sekali dengan kebutuhan 6 sampai 7 kilogram daging per hari.  Perkawinan Harimau ini berlangsung sepanjang tahun, dimana matang seksual harimau betina pada usia 3 sampai 4 tahun dan jantan usia 4 sampai 5 tahun. Masa perkawinan selama beberapa minggu, setelah masa kehamilan selama 95 sampai 110 hari akan melahirkan 1sampai 6 ekor anak yang dapat hidup sampai dewasa sebanyak 2 sampai 3 ekor saja. Sang anak akan mandiri setelah usia 3 tahun.

Harimau Benggala (Nama Ilmiah/botanis : Panthera tigris tigris Linnaeus, 1760)

Ciri ciri Hariamau Benggala yaitu memiliki panjang badan berkisar antara 2,5 hingga 3,2 meter untuk kelamin jantan. Sedangkan untuk kelamin betina memiliki panjang badan berkisar antara 2,3 sampai 2,9 meter. Harimau jantan biasanya memiliki berat badan berkisar antara 172 sampai 238 kilogram, untuk kelamin betina memiliki berat berkisar antara 125 sampai 150 kilogram. Mempunyai belang yang lebih tebal dan panjang dari pada harimau indochina.

Selain itu, terdapat juga harimau Benggala putih yang merupakan kelainan warna bagi spesies harimau Benggala secara genetik dan bukannya disebabkan keadaan albino. Harimau putih amat jarang dijumpai dan hanya terdapat bagi spesies harimau Benggala pada masa kini.

Untuk harimau benggala umumnya bertempat tinggal di daerah (hutan hujan dan padang rumput), namun sebagian besar tinggal di rawa-rawa bakau yang berudara panas di hutan mangrove Sunderbans India, namun dapat juga hidup di daerah dingin hutan hujan pegunungan Himalaya. Dengan daerah penyebaran meliputi India, Bhutan, Nepal, Bangladesh, China dan Myanmar.

Kemudian perilaku umum dari harimau benggala antara lain lebih memilih mangsa satwa besar seperti rusa sambar, babi hutan dan mamalia liar lainnya, namun juga akan memangsa burung bahkan ular. Dalam hal kurangnya ketersediaan pakan, tidak jarang harimau ini akan menyerang ternak peliharaan bahkan manusia.

Harimau ini hidup soliter, namun pada mausim kawin akan memiliki wilayah teritori yang tumpang tindih antara jenis jantan dan betina, masa kehamilan setelah perkawinan selama 100 – 119 hari, biasanya melahirkan 2 sampai 3 ekor anak dan akan memeliharanya selama 18 sampai 24 bulan serta dapat mencapai usia 14 sampai 18 tahun di alam liar.

Harimau Malaya (Nama Ilmiah/botanis : Panthera tigris jacksoni Luo et al., 2004)

Ciri ciri utama Harimau Malaya yaitu memiliki Panjang tubuh sekitar 2 meter untuk kelamin betina, sedangkan kelamin jantan mampu memiliki tubuh dengan panjang 2,37 meter. Biasanya harimau malaya betina memiliki tubuh dengan berat 100 kilogram dan kelamin jantan memiliki berat tubuh mencapai 120 kilogram.

Umumnya harimau malaya tersebar di daerah bagian selatan Semenanjung Malaya. Dengan memangsa rusa, kijang dan babi liar tetapi lebih besar hewan juga seperti kerbau dan mangsa yang lebih kecil seperti monyet.

Harimau malaya selain bergerak dengan baik di darat, juga merupakan perenang yang baik dan dapat mandi atau duduk di dalam air untuk mendinginkan badannya. Garis-garis belangnya yang merupakan kamuflase efektif dalam lingkungan padang rumput atau semak hutan.

Dalam kehidupan liarnya merupakan binatang soliter. Masa kehamilan selama 103 hari, dengan melahirkan anak biasanya tiga atau 4 ekor dan sang anak tetap sepenuhnya bergantung pada ibu mereka minimal selama 18 bulan. Di Penangkaran dapat hidup mencapai usia 15 – 20 tahun, sedangkan di alam liar belum diketahui.

Loading...

Harimau Indochina (Nama Ilmiah/botanis : Panthera tigris corbetti Mazak, 1968)

Ciri ciri Harimau Indochina adalah memiliki warna tubuh yang lebih gelap daripada Harimau Benggala dan lebih ringan dari Harimau Sumatera. Selain itu harimau Indochina juga mempunyai belang yang lebih halus dan pendek. Memiliki panjang tubuh 2,57 sampai 2,84 m untuk kelamin jantan dan 2,31 – 2,64 m untuk kelamin betina. Dengan berat 150 – 195 kg (jantan) dan 100 – 130 kg (betina). Harimau Indochina dapat ditemukan didalam hutan terpencil dengan daerah berbukit atau pegunungan dan memiliki rentang penyebaran yang sangat luas meliputi Cina Selatan, Laos,Vietnam, Kamboja, Malaysia, Thailand dan Myanmar Timur.

Harimau ini memiliki perilu yang sama seperti harimau pada umumnya yaitu termaksud satwa predator yang memangsa kijang, babi hutan dan mamalia lainnya dengan wilayah jelajah sekitar 257 km². Harimau ini hidup soliter, namun pada musim kawin akan memiliki wilayah teritori yang tumpang tindih antara jenis jantan dan betina, masa kehamilan setelah perkawinan selama 100 – 119 hari, biasanya melahirkan 2 – 3 ekor anak dan akan memeliharanya selama 18 – 24 bulan serta dapat mencapai usia 14 -18 tahun di alam liar.

Harimau Tiongkok Selatan (Nama Ilmiah/botanis : Panthera tigris amoyensis Hilzheimer, 1905)

Ciri ciri Harimau Tiongkok terletak pada belangnya yang dominan lebih pendek tetapi lebar, dan berjarak lebih jauh diantara belangnya berbanding harimau Benggala. Harimau ini merupakan yang paling terancam punah diantara kelima anak jenis yang masih ada di dunia. Memiliki Panjang 2,30 – 2,60 m (jantan) dan 2,20 – 2,40 m (betina) dengan berat 130 – 175 kg (jantan) dan 100 – 115 kg (betina).

Secara umum harimau tiongkok bertempat tinggal di kawasan hutan hujan dan padang rumput tengah dan barat China. Termaksud satwa predator yang memangsa kijang, babi hutan dan mamalia lainnya dengan wilayah jelajah sekitar 933 km². Harimau ini hidup soliter, namun pada musim kawin akan memiliki wilayah teritori yang tumpang tindih antara jenis jantan dan betina.

Harimau Caspian (Nama Ilmiah/botanis : Panthera tigris virgata IIliger, 1815)

Ciri ciri Harimau Caspian antara lain memiliki tubuh yang kekar, kaki yang kuat dan cakar yang lebar dan besar, warna bulu menyerupai Harimau Benggala, surai tengkuk yang pendek, surai perut yang berkembang dan di musim dingin rambut akan tumbuh panjang.

Dada dan perut berwarna putih dengan garis-garis kuning, sementara daerah wajah berwarna kuning dengan garis-garis coklat di dahi dan bercak putih disekitar mata dan pipi. Bagian luar kaki berwarna kuning dan ekor kuning dengan garis-garis putih kekuningan. Panjang tubuh 2,64 – 2,95 m (jantan) dan 2,41 – 2,59 m (betina) dengan berat 169 – 240 kg (jantan) dan 85 – 135 kg (betina).

Harimau Jawa (Nama Ilmiah/botanis : Panthera tigris sondaica Temminck, 1844)

Ciri ciri Harimau Jawa yaitu memiliki berat 150-200 kg dan panjangnya kira-kira 2.50 meter. Betina berbobot legih ringan, yaitu 75-115 kg dan sedikit lebih pendek dari jenis jantan. Ukuran tubuh dari harimau jawa dicurigai karena terjadinya perkawinan silang dengan macan tutul. Selain itu, karena habitat dari harimau Jawa ini semakin menjauhi garis katulistiwa maka ukuran tubuh harimau akan semakin besar, kecuali harimau bali.

Harimau Bali (Nama Ilmiah/botanis : Panthera tigris balica Schwarz, 1912)

Ciri ciri Harimau Bali yaitu ukuran badan yang relatif kecil dibandingkan jenis harimau lainnya, dengan berat jantanpun tidak lebih dari 100 kg, bertubuh pendek, bulu tebal dengan warna oranye lebih delap dan loreng yang lebih sedikit dari anak jenis lainnya. Loreng lebar dan dan cenderung bercabang keluar di ujungnya. Memiliki panjang tubuh diperkirakan 2,20 – 2,31 (jantan) dan 1,91 – 2,11 m (betina) dengan berat 90 – 100 kg (jantan) dan 65 – 80 kg (betina). Dapat ditemukan di hutan hujan tropis Pulau Bali, Indonesia.

Sekian informasi dari kami mengenai Ciri ciri Harimau, jenis harimau, habitat harimau dan perilaku harimau. Semoga sedikit pengetahuan kami dapat bermanfaat untuk anda semua. Terima kasih atas perhatiaanya.

5 Replies to “Ciri ciri Harimau, Jenis Harimau, Perilaku Harimau, Habitat Harimau

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *