ciri ciri tokek
Peternakan

Ciri ciri Tokek, Klasifikasi Tokek, Perilaku Tokek dan Manfaatnya

Ciri ciri Tokek – Secara umum, tokek adalah bangsa kadal berukuran kecil namun tidak berbahaya, beda halnya dengan jenis kadal lainnya yang relatif berbahaya. Terdapat ratusan jenis tokek yang hidup dibelahan dunia, untuk daerah yang beriklim panas biasanya ditempati oleh tokek yang berukuran kecil dan panjang mencapai kurang lebih 15 sentimeter.

Tokek hidup atau bertempat tinggal dipepohonan serta bebatuan, namun ada juga tokek yang bertempat tinggal didalam rumah dan memakan serangga layaknya cicak. Jari-jari kakinya mempunyai lapisan pelekat sehingga dapat menempel sekalipun pada permukaan yang licin seperti jendela kaca. Kait-kait kecil ini memungkinkan tokek berjalan dilangit-langit dan berlari-lari ditembok.

Sebagian besar tokek mencari mangsa pada malam hari. Tidak seperti bangsa kadal lain, tokek dapat mengeluarkan suara mengerik dan menceklik. Cecak yang berukuran besar (tokek), berkepala besar, panjang tubuh mencapai 340 milimeter dengan panjang ekor setengah dari panjang keseluruhan tubuhnya.

Dorsal (sisi punggung) kasar, dengan banyak bintil besar-besar. Memiliki warna kulit abu abu kebiruan hingga kecoklatan, ditambah dengan bintik bintik berwarna merah hingga bintik berwarna jingga. Ventral (perut, sisi bawah tubuh) abu-abu biru keputihan atau kekuningan. Ekor membulat, dengan enam baris bintil; berbelang-belang.

KLASIFIKASI ILMIAH

  • Kerajaan  :    Animalia
  • Filum       :    Chordata
  • Kelas        :    Reptilia
  • Ordo        :    Squamata
  • Up ordo   :    Sauria
  • Famili       :    Gekkonidae
  • Genus      :    Gekko
  • Spesies     :    Gekko gecko (Linnaeus, 1758)

Ciri ciri Tokek (Morfologi)

Berikut ini akan kami jelaskan ciri ciri tokek, dari bentuk tubuh, mata, deteminasi jenis kelamin, berat badan, panjang badan, jari jari dan bentuk ekornya. Silahkan simak penjelasan dibawah ini !

ciri ciri tokek
Ciri ciri Tokek

Memiliki Bentuk Tubuh Pendek

Untuk ciri ciri tokek pertama adalah bentuk tubuhnya, dari pengamatan yang kami lihat umumnya tokek hampir memiliki bentuk tubuh mirip dengan cicak yaitu memiliki tubuh pendek, lebar, dan gemuk. Bentuk tubuh tokek jantan dan betina memiliki kemiripan, artinya bentuk tubuh tidak dapat digunakan sebagai acuhan dalam menentukan jenis kelamin tokek.

Mata Tokek Berwarna Indah dan Besar

Ciri ciri tokek selanjutnya adalah bentuk matanya, darihasil pengamatan menunjukan warna mata tokek berwarna kuning terang dengan iris mata vertikal. Van Hoeve (1992) menyebutkan bahwa mata tokek biasanya berukuran besar dan memiliki warna yang indah.

Schmidt (1997) menyatakan bahwa terdapat dua bentuk iris mata pada Gekkonidae, yaitu vertikal dan horisontal. Fotoreseptor sel pada mata hewan bertulang belakang memiliki bentuk kerucut atau batang. Secara umum bentuk batang beradaptasi di malam hari, sedangkan bentuk kerucut beradaptasi dengan di siang hari.

Tokek dan cicak yang menjadi objek penelitian, seluruhnya merupakan satwa nocturnal (aktif di malam hari) memiliki bentuk fotoreseptor batang. Pigmen mata yang terdapat dalam fotoreseptornya terdiri dari hijau, biru dan ultraviolet (Taniguchi et al 1998).

Ciri ciri Tokek Berdasarkan kelaminnya

Untuk memperhatikan ciri ciri tokek anda dapat melihatkan dari alat kelaminnya, umumnyaCara yang paling tepat membedakan jantan dan betina adalah dengan melihat bentuk pada pangkal ekor tokek.Hasil pengamatan menunjukan bahwa seluruh jantan pada tokek dan cicak memiliki ciri khusus pada pangkal ekor.

Ukuran jantan dan betina bersifat relatif pada spesies cicak terbang, namun ukuran jantan lebih besar dan warna tubuh jantan lebih gelap pada spesies tokek bergaris dan tokek biasa. Sesuai dengan pernyataan Susilo dan Rahmat (2010) yang menyatakan bahwa warna kulit jantan lebih gelap dari warna kulit betina.

Loading...

Ukuran jantan dapat terlihat dengan membandingkan bagian kepala dan ekor. Pada bagian kepala dan ekor jantan terlihat lebih besar dibandingkan betina baik di usia muda dan dewasa (Xu dan Ji 2006).

Memiliki Beran Badan Minimal 350 Gram

Hasil pengukuran menunjukan bahwa tokek dan cicak memiliki berat badan dibawah rata-rata berat badan minimal yaitu sebesar 350 gram yang menjadi batas minimal berat badan sebagai satwa berkhasiat obat. Selama kegiatan penelitian tidak ditemukan tokek dan cicak dengan berat badan mencapai 350 gram.

Ditinjau dari tujuan pemeliharaannya tokek yang dijual hanya dimanfaatkan sebagai satwa peliharaan (pets), berat badan tidak menjadi patokan karena tidak digunakan sebagai penghasil obat. Faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan berat badan tokek adalah manusia. Tokek merupakan satwa yang rentan stres bila tersentuh oleh tangan manusia, perilaku stres yang ditunjukan adalah mengecilnya bagian perut karena hanya berisi angin.

Perlakuan khusus terhadap tokek untuk mendapatkan berat badan minimal dengan tujuan komersial perlu dilakukan, dengan menciptakan kondisi kandang yang gelap, sunyi dan penempatan seekor tokek dalam kandang tunggal (Susilo & Rahmat 2010).

Penempatan tokek di PT Mega Citrindo menerapkan sistem kandang masal dan dalam kondisi langsung terkena sinar matahari ataupun hujan, sehingga dalam pengamatan belum ditemukan tokek yang memiliki berat badan minimum 350 gram.

Memiliki Panjang Badan Minimal 17 sentimeter

Untuk ciri ciri tokek berikutnya adalah panjang badannya, dari hasil pengukuran menunjukan panjang badan tokek berkisar antara 17 cm hingga 23 cm. Hasil pengamatan menunjukan pertumbuhan panjang tokek bersifat relatif karena tokek bergaris ambon ditinjau dari kondisi daerah asal dengan intensitas sinar matahari tinggi, memiliki panjang total yang lebih unggul.

Panjang SVL tokek bukan merupakan suatu ukuran dalam penjualan, dalam studi literatur menunjukan bahwa hanya ukuran berat badan yang mempengaruhi penjualan dan ketertarikan dari konsumen. Dalam kegiatan penelitian ilmiah ukuran panjang SVL digunakan untuk membedakan jenis kelamin tokek jantan dan betina, dalam kegiatan perdagangan ukuran SVL bukan menjadi standar (Xu dan Ji 2006).

Memiliki Jari kaki Lima

Selanjutnya dari ciri ciri tokek adalah jumlah jari kakinya, umumnya ari kaki merupakan salah satu kelengkapan fisik tokek yang mempengaruhi harga jual. Hasil pengukuran jumlah jari kaki normal adalah 5, baik kaki depan maupun belakang. Dalam pengamatan dan perhitungan ditemukan seekor tokek yang mempunyai 4 jari.

Abnormalitas seperti yang terjadi tokek berjari 4 adalah penyimpangan lapisan embrional mesoderm pada hewan triploblastik. Aryulina et al (2004) menjelaskan bahwa mesoderm akan mengalami differensiasi membentuk tulang. Diduga faktor terjadinya abnormalitas pada fisik tokek dipengaruhi oleh faktor pertumbuhan pada saat embrio yang berupa infeksi penyakit.

Memiliki Ekor Dengan  Fungsi Penting

Ciri ciri tokek terakhir dapat dilihat dari fungsi ekornya, umunya ekor bagi seekor tokek sangat penting saat merayap di dinding atau untuk menghindari terjatuh dari langit-langit. Ekor berfungsi sebagai kaki ke 5 saat merayap di dinding yang basah dan menjadi penyeimbang saat jatuh, sehingga selalu mendarat sempurna dengan ke 4 kakinya.

Selama ini tokek dan cicak dikenal sebagai satwa yang pandai memanjat karena terdapat scansor ditelapak kakinya, sehingga memungkinkan merekat kuat pada permukaan vertikal. Menurut Angga (2010) tokek menggunakan ekornya untuk bermanuver selama jatuh bebas dan mengubah arah jatuhnya.

Saat jatuh diawali dengan punggung yang menghadap ke bawah, namun saat mulai meluncur ekornya diputar sehingga posisi perut berada dibawah. Saat melayang diudara ekor berperan untuk mengarahkan gerakan. Ekor jika dikibaskan ke kiri, maka badanya akan berbelok ke kiri, saat dikibaskan ke kanan, maka badanya akan mengarah ke kanan.

Jumlah ekor normal tokek adalah satu, tokek dengan ekor bercabang jarang ditemukan termasuk di PT Mega Citrindo. Dari hasil pengukuran dan pengamatan dijumpai seekor tokek dengan ekor bercabang.

Ciri Khas Tokek lainya :

  • Mampu berjalan didinding ataupun pepohonan
  • Memiliki ukuran mulut besar
  • Memiliki ukuran tubuh relatif lebih besar dibandingkan cicak
  • Berkembang biak dengan cara bertelur
  • Termaksud hewan reptil
  • Tokek sering beraktivitas seperti mencari makan pada malam hari
  • Memiliki pupil mata tegak, dengan bagian tepi bergerigi
  • Memiliki lidah yang panjang
  • Memiliki gigi yang tajam

Prilaku dan sifat tokek

Selain kami membahas ciri ciri tokek, SawonBudidaya juga akan berbagi informasi lain yaitu perilaku tokek yang mungkin akan bermanfaat untuk anda semua. Simak penjelasan berikut ini !!

1) Tokek akan memutuskan ekornya apabila merasa terancam

Seperti halnya cicak, tokek apabila merasa terancam juga memiliki kemampuan untuk melepaskan ekornya. Tujuan tokek melepaskan ekornya yaitu tokek mengalihkan perhatian hewan yang hendak memangsanya sehingga tokek tersebut dapat melarikan diri.

Loading...

Jika ekor tokek sudah terputus, pangkal ekor yang terputus tersebut akan tumbuh kembali seperti semula. Walaupun sebenarnya tumbuh kembali ekor tokek seperti semula tergantung pada kondisi dan umur tokek tersebut. Akan tetapi pada umumnya dalam waktu empat bulan ekor tokek dapat kembali seperti semula.

2) Tokek akan menggigit jika merasa terancam

Apabila tokek merasa dalam bahaya, hewan ini tidak akan segan segan untuk menggigit lawan atau acaman baginya. Hal ini akan sangat berbahaya jika kita memegang tokek dengan tangan kosong, karena tokek memiliki gigi yang yang tajam sehingga dapat merobek kulit lawannya. Jika tokek menggigit tangan Anda, gigitanya sangat kuat, otot-otot rahangnya seakan mengunci.

Ada cara yang mudah untuk menipu tokek agar tak tergigit ketika memegangnya. Letakkan sesuatu yang agak lunak tetapi liat dimulutnya yang menganga, seperti sepotong ranting atau perca kain yang dilipa-lipat, yang tidak mudah putus. Maka dapat anda lihat bahwa toket akan menggigit benda tersebut sekuat tenaga, sehingga si penangkap aman untuk mengamati, memeriksa dan mengukur hewan itu.

3) Ganti kulit

Sama halnya denga binatang reptile lainya, tokek juga mengalami pergantian kulit. Hal ini tokek lakukan setiap bulan. Ketika tokek berumur dua tahun, akan berganti kulit sekitar 3-6 bulan sekali. Dengan melihat tanda tanda seperti cenderung diam dan tidak aktif.

Ketika proses ganti kulit berlangsung, kulit pada tokek akan mengalami perubahan warna yaitu menjadi keputihan dan semakin lama semakin memudar. Umumnya, proses pengelupasan terbagi menjadi dua bagian, yaitu pengelupasan kulit dan pergantian kulit. Sementara untuk waktu pengelupasanya memerlukan waktu sekitar 7-9 hari.

4) Suara tokek

tokek memiliki suara khas, sesuai dengan namanya, yaitu berbunyi tokek…tokek…tokek. Suara tersebut sangatlah lantang, baik pada malam hari maupun pada siang hari. Bila tokek sudah bersuara lantang seperti itu, bisa diartikan bahwa tokek tersebut mencari teman atau pasanganya. Atau, hal ini memiliki arti bahwa tokek yang bersuara mengeluarkan kejantanannya.

5) Keistimewaan tokek

Tokek merupakan hewan yang memiliki kepiawaian saat berjalan dipermukaan dinding atau di dedauan. Bahkan tokek mampu berjalan ditembok yang tegak lurus atau terbalik terhadap permukaan tanah sekalipun.

6) Ekor sebagai kaki kelima

Ketika seekor tokek sedikit terpeleset saat tengah memanjat sebuah dinding. Teryata, untuk mencegah agar dirinya tidak trejatuh, tokek ini dengan sangat cepat menekankan ekornya kepermukaan dinding. Tekhnik ini membantu dirinya untuk menunda proses jatuh, sehingga keempat kakinya memiliki cukup waktu untuk bergeser dan merapat kembali ke dinding. Hal ini menunjukan tokek menggunakan ekornya sebagai kai kelima, setidaknya sebagai penunjang keempat kaki aslinya.

Manfaat tokek

Banyak orang sakit yang membeli satu kapsul saja bisa berharga 5 juta padahal kita tidak tahu isi kapsul itu. Bisa jadi itu adalah serbuk dari akar pohon atau pohon atau bahan kimia atau ekstrak dari empedu tokek atau Cuma dari kulit tokek.

Sejak dulu tokek ditangkap oleh kebanyakan orang memang digunakan sebagai obat tradisional dengan banyak khasiat. Hal ini dilakukan bila teryata setelah menggunakan kadal untuk menyembuhkan sakit gatal-gatal atau kudis atau penyakit kulit belum juga sembuh.

Tokek dicari dan ditangkap lalu disembelih dan dibersihkan isi perutnya lalu dibakar dengan kayu setelah kering langsung dosntap seperti makan ikan bakar. Tokek sekarang bukan sekadar duburu untuk obat kulit tapi banyak diburu untuk penelitian, khusunya pada tokek besar yang tentunya mempunyai kandungan enzim yang menakjubkan terlebih dipercaya merupakan kelompok binatang yang sangat dimistiskan seperti naga. Tokek termasuk dalam golongan naga karena bermulut besar dan bersuara melengking. Pemanfaatan tokek memang sangat banyak diantaranya:

a. Dikeringkan

Dengan memakan daging tokek dipercaya mampu mengobati segala penyakit kulit parah. Dari kudis, kurap, panu, bisul, gatalgatal, dan segala macam alergi. Bahkan bukan saja bisa menyembuhkan penyakit kulit tapi juga bisa membuat kulit menjadi lebih halus dan tentu saja sangat bermanfaat bagi kaum wanita yang menginginkan kulitnya selalu halus dan menjadi kebanggaan tersendiri. Untuk itu, dunia kosmetika juga memanfaatkan tokek untuk campuran bahan kecantikan khususnya pada perawatan kulit kasar dan alergi. Permintaan dari luar negeri memang sangat banyak dan cukup menjanjikan.

b. Direndam

Penggunaan tubuh tokek dipercaya dapat menyembuhkan banyak sekali penyakit. Penggunaanya bisa dipakai obat gosok untuk yang mengalami sakit mati rasa. Bisa juga diminum

dengan campuran bahan herbal lainya. Perendaman dipercaya lebih mempunyai khasiat karena dari perendaman akan mengeluarkan sari dari tubuh tokek dan ini sangat besar keampuhanya.

c. Serbuk

Serbuk atau kapsul tokek sudah banyak dijual dengan kemanfaatanya untuk obat yang beraneka macam khasiatnnya. Dengan kapsul atau berupa serbuk lebih mudah untuk mengonsumsinya.

d. Disantap langsung

Ada yang menyakini menyantap empedu tokek atau menyantap lidah tokek bisa menyembuhkan penyakit. Biasanya dilakukan oleh mereka yang sudah beribat ke dokter tidak sembuh, lalu melakukan pengobatan altrenatif tidak juga sembuh maka dicobalah memakan empedu atau lidah tokek yang masih segar selain itu juga dipercaya darah tokek bisa menyembuhkan beberapa penyakit yang tidak bisa disembuhkan obat-obatan.

Sekian informasi dari kami mengenai ciri ciri tokek, perilaku tokek, klasifikasi tokek dan manfaat tokek, semoga sedikit informasi ini dapat bermanfaat untuk anda semua. Terima kasih atas perhatiaannya.

2 Replies to “Ciri ciri Tokek, Klasifikasi Tokek, Perilaku Tokek dan Manfaatnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *