Ciri ciri Ayam

Ciri ciri Ayam – Dilihat dari catatan sejarah, berbagai jenis ayam yang kita temui sekarang, baik ayam yang diternak secara komersial ataupun tradisional merupakan keturunan dari ayam hutan ( spesies Gallus) yang mengalami perkembangan dalam jangka waktu yang panjang.

Ayam hutam (spesies Gallus) memiliki sifat yang liar dan agresif, maka dari itu diperlukan proses penjinakan atau domestikasi. Proses ini dilakuakn secara bertahap, terus menerus dan hati hati dengan tujuan menghilangkan sifat liat serta agresif dari ayam hutan. Baca Juga Ciri Ciri Kelinci

Klasifikasi Ilmiah Ayam

[supsystic-tables id=50]

Sistematika beberapa unggas piaraan

[supsystic-tables id=51]

Ciri ciri Ayam secara umum

1. Termaksud hewan omnivora atau spesies yang menjadikan tumbuhan serta hewan sebagai pakan utamanya.

2. Ayam termaksud kelompok burung atau unggas yang sering dimanfaat bagian daging dan telurnya sebagai bahan pangan.

3. Terdapat bulu dengan bentuk dan warna beragam tergantung jenis ayamnya.

4. Ayam termaksud hewan Ovivar atau kelompok burung yang menghasilkan telur.

5. Terdapat dua kaki dengan jumlah 5 jari pada masing masing kaki yang digunakan sebagai alat pertahanan diri, baik dari serangan musuh ataupun mencari pangan berupa cacing didalam tanah.

6. Ayam memiliki jengger berwarna merah yang tumbuh dibagian kepala, jengger berfungsi untuk mengatur suhu tubuh ayam agar tetap dingin. Kita ketahui ayam tidak mengeluarkan keringan seperti manusia, maka dari itu jengger lah yang mengambil peran dalam mengatur suhu tubuh ayam.

7. Ayam memiliki dua bola mata dibagian kanan dan kiri, dengan fungsi sebagai alat penglihatan pada ayam.

8. selanjutnya ayam memiliki paruh yang lancip, berfungsi sebagai alat pertahan diri baik dari serangan musuh atau mencari makanan.

9. Terdapat sepasang sayap, namun tidak bisa digunakan untuk terbang. Fungsi sayap pada ayam yaitu sebagai alat keseimbangan saat ayam bergerak.

10. Ayam jantan dapat berkokok, sedangkan ayam betina berkotek.

11. Ayam dapat berproduksi pada umur lebih dari 8 bulanan, untuk satu betina mampu menghasilkan telur 8 sampai 12 butir. Setiap ayam jantan mampu membuahi 4 sampai 5 ekor ayam betina sekaligus.

12. Ayam akan melakukan pengeraman agar telur dapat menetas menjadi anakan ayam hingga 21 harian.

Asal Usul Ayam

Diatas sudah kami jelaskan bahwa ayam peliharaan atau ayan ternak awalnya adalah ayam liar yang berasal dari spesies Gallus gallus. Nah, apa saja spesies dari Gallus gallus ? berikut ini akan kami jelaskan.

Ciri ciri Ayam Berdasarkan Spesiesnya

1. Ayam Hutan Merah (Gallus Gallus atau Gallus bankiva)

Spesies ayam hutan merah dapat ditemukan diberbagai belahan dunia antara lain India, Birma, Pakistan, Banglades, Thailand, Laos, Kamboja, Vietnam, Filipina dan terakhir pulau Sumatera. Ayam hutan merah memiliki sifat liar, agresif dan kuat, untuk ayam hutan merah yang kuat mampu membentuk suatu kelompok yang terdiri dari 1 ayam jantan dan 3 sampai 5 ekor ayam hutan betina.

Ciri khas dari ayam hutan merah antara lain memiliki bulu dibagian dada dan bagian bawah berwarna hitam. Sedangkan dibagian sayap, leher dan punggung memiliki bulu berwarna merah. Kemudian ayam hutan merah juga memiliki jengger berukuran besar, bergerigi dan berwarna merah. Lalu terdapat dua buah pial berwarna merah dan memiliki ekor berjumlah 14 lembar.

2. Ayam Hutan Ceylon ( Gallus lafayetti atau Ceylonese Jungle Fowl )

Untuk ayam hutan Ceylon dapat ditemukan disekitar pulau Ceylon atau sekarang lebih dikenal negara Srilangka. Ciri khas ayam hutan Ceylon jantan antara lain memiliki garis bulu dibagian dada berwarna merah jingga dan coklat gelap, kemudian untuk ayam betinanya memiliki warna bulu becak bercak coklat pucat dan coklat gelap. Lalu dibagian sayap dan ekornya akan nampak garis yang jelas.

3. Ayam Hutan Abu-abu ( Gallus sonneratii atau grey Jungle Fowl)

Ayam hutan Abu abu dapat ditemukan disekuat hutan hutan India bagian Barat Daya. Ciri khas ayam hutan abu abu antara lain bulu dibagian dada memiliki warna perpaduan dari hijau, hitam dan putih untuk ayam hutan jantan. Sedangkan ayam hutan betina memiliki warna bulu dibagian dada hitam dan putih, memiliki sifat lebih jinak dan mudah dipelihara. Bulu bagian ekor dan sayap memiliki bentuk seperti cacing atau kecil dibagian ujungnya.

4. Ayam Hutan Hijau ( Gallus varius atau Grean Jungle Fowl)

Spesies ayam hutan hijau dapat ditemukan di sekitar hutan pulau Jawa, Bali Pulau pulau Wilayah Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Ayam hutan hijau di daerah Jawa Barat lebih dikenal dengan nama ayam Canghegar. Ayam hutan hijau sangat indah, bulu tubuhnya hitam berbaur dengan warna hijau mengkilap, dan ujungnya berwarna kekuning-kuningan. Bulu ekornya panjang melengkung berwarna hitam, jumlahnya 16 lembar.

Loading...

Ayam ini memiliki bulu leher kecil-kecil dan berwarna kekuning-kuningan. Badan ayam hutan hijau lebih kecil dibanding dengan ayam hutan merah. Perbedaan lain yang mencolok antara ayam hutan merah dengan ayam hutan hijau, adalah bentuk jengger dan pialnya. Ayam hutan hijau memiliki jengger bundar, tidak bergerigi, dan pialnya hanya satu buah.

Contoh Tipe Ayam Peliharaan

Secara umum ada tiga tipe ayam yang sering diternak di Indonesia antara lain ayam petelur, ayam pedaging dan ayam penyanyi.

Ayam Petelur

Merupakan jenis ayam yang pelihara dengan tujuan menghasilkan telur. Usaha ternak ayam ras petelur untuk saat ini dan yang akan datang cukup menjanjikan karena seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, permintaan akan telur semakin bertambah menurut Triana et al. (2007)

Loading...

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih ayam ras petelur, yaitu: a. Produksi telur ayam tinggi. b. Ayam cepat mencapai dewasa kelamin (18-20 minggu). c. Ukuran telur normal (60-65 g). d. Kualitas telur bagus. e. Bebas dari sifat mengeram. f. Nilai afkhir ayam tinggi. g. Konversi pakan rendah. h. Pertumbuhan anak ayam relatif cepat. i. Harga DOC bersaing. j. Kemampuan adaptasi ayam terhadap lingkungan tinggi. k. Kondisi ayam sesuai dengan kondisi cuaca.

Ayam Pedaging

Ayam broiler sebenarnya baru populer di Indonesia sejak tahun 1980-an dimana pada masa itu pemerintah mencanangkan program panggalakan konsumsi daging ruminansia yang pada saat itu semakin sulit keberadaannya, untuk itu ayam broiler menjadi salah satu alternatif Ayam ras pedaging disebut juga broiler.

Jenis ayam ini merupakan jenis ras unggulan hasil persilangan dari bangsa-bangsa ayam yang memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi daging ayam karena mampu tumbuh cepat sehingga ayam broiler dapat menghasilkan daging dalam waktu relatif singkat (5-7 minggu). Dengan waktu pemeliharaan yang relatif singkat dan menguntungkan, maka banyak peternak baru serta peternak musiman yang bermunculan diberbagai wilayah Indonesia menurut Y. Suci Pramudyati (2009).

Ayam Penyanyi

Ayam kokok balenggek, ayam pelung dan ayam bekisar merupakan sumber daya genetik ternak yang perlu dilestarikan karena mempunyai banyak fungsi dan keunggulan, diantaranya sebagai ayam hias dan ayam penyanyi disamping sebagai penghasil daging, telur, dan pupuk kandang.

Ketiga bangsa ayam tersebut sangat populer dan potensial sebagai “ayam penyanyi” karena memiliki suara kokok merdu,memikat dan sering diperlombakan (kontes suara kokok) (Rusfidra, 2004, 2005).

Sekian artikel tentang Ciri ciri Ayam, semoga sedikit penjelasan dari SawonBudidaya dapat bermanfaat untuk anda semua. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatiaannya.