Cara Menanam Sawi Hidroponik

Cara Menanam Sawi Hidroponik – Secara umum tanaman sawi merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat cukup terkenal berbagai jenis kalangan yang ada di Indonesia dan sangat cocok dibudidayakan di daerah tropis. Tanaman ini masuk dalam marga Brassica atau sayuran yang dikonsumsi bagian daunnya.

Terdapat berbagai jenis makanan yang bisa dibuat dengan bahan dasar sawi seperti sup bakso sawi putih dan cah sawi tuna, selain itu ada juga orang yang mengkonsumsi sawi secara langsung.

Kebutuhan sawi sangat tinggi sehingga banyak sekali petani yang mencoba membudidayakannya, namun karena keterbatasan lahan kosong mengakibatkan mereka enggan mencoba dengan alasan tidak memiliki modal.

Padahal dengan perkembangan teknik budidaya sawi sekarang anda tidak memerlukan lahan kosong luas untuk membudidayakan sawi dalam skala besar. Bagaimana caranya? Dengan menggunakan teknik hidroponik.

Kita ketahui teknik hidroponik adalah salah satu cara menanam sawi tanpa menggunakan tanah sebagai media tanamnya, melainkan memanfaatkan air yang sudah diberi nutrisi yang dibutuhkan tanaman sawi untuk tumbuh.

Lalu bagaimana cara menanam sawi hidroponik ? berikut akan kami jelaskan step by step budidaya sawi menggunakan teknik hidroponik. Baca Juga Cara Menanam Sawi

Loading...

Cara Menanam Sawi Hidroponik

Berikut akan kami jelaskan bagaimana Cara Menanam Sawi Hidroponik, karena kita ketahui teknik hidroponik merupakan salah satu teknik budidaya yang sangat populer hampir diseluruh kalangan masyarakat Indonesia bahkan dunia.

Namun karena kurangnya pengetahuan mereka mengenai cara budidaya menggunakan teknik hidroponik banyak yang takut mencoba karena alasana takut gagal. Nah dari situ timbul idea penulis ingin berbagi bagaimana cara menanam sawi menggunakan teknik hidropink. Penasaran ? yuk kita simak bersama !!

Pemilihan Bibit atau Benih

Sama halnya cara menanam sawi di bedengan ataupun di pot  pemilihan bibit atau benih merupakan tahap terpenting pertama yang harus anda lakukan. Pastikan bibit atau benih yang anda pilih memiliki kualitas baik, sehingga dapat menunjang pertumbuhan sawi secara maksimal.

bibit sawi unggulan
bukalapak.com

Berikut ciri ciri bibit atau benih sawi berkualitas :

  • Bibit unggulan biasanya memiliki bentuk bulat pipih dengan ukuran kecil
  • Warna kulit coklat kehitaman, hal ini karena bibit sudah benar benar matang atau siap
  • Jika disentuh bagian permukaan atas dan bawah bibit licin serta mengkilat
  • Dan bibit dikemas dalam bungkus alumunium foil yang utuh.

Baca Juga Cara Menanam Anggrek

Penyemaian Bibit Sawi Menggunakan Rockwool

Untuk tahap selanjutnya dari cara menanam sawi hidroponik adalah proses penyemaian, dalam proses penyemaian anda dapat menggunakan berbagai cara namun kali ini kami akan memberikan tutorial semai menggunakan rockwool.

cara menanam sawi hidroponik
arinibalifarm.blogspot.com

Pertama anda siapkan dulu alat dan bahan seperti rockwool, gergaji besi, sprayer, benih atau bibit sawi yang sudah disiapkan sebelumnya dan lidi. Langkah penyemaian hidroponik yang dapat anda ikuti sebagai berikut :

Loading...
  • Kemudian potong rockwool dengan ketebalan 2 sampai 3 senti meter menggunakan gergaji besi,
  • kemudian lakukan pembagian rockwool menjadi 18 bagian, dengan cara memotong bagian pendek rockwool menjadi 3 dan bagian panjang rockwool menjadi 8. Lakukan pengirisan dengan kedalam 1 senti meter agar rockwool tidak terpotong seluruhnya.
  • Setelah it beri lubang disetiap bagian rockwool tadi menggunakan lidi yang sudah disiapkan sebelumnya dengan kedalam ½ senti meter.
  • Lalu masukan bibit atau benih sawi kedalam lubang rockwool tersebut, pastikan setiap lubang hanya berisi satu bibit atau benih sawi.
  • Selanjutnya basahi rockwool dengan cara menyemprotkan air biasa menggunakan sprayer secara menyeluruh.
  • Pindahkan tempat semai pada daerah yang terkena sinar matahari
  • Terakhir tunggu bibit atau benih tumbuh, biasanya memakan waktu 7 sampai 8 hari atau ditandai dengan tumbuhnya 2 sampai 3 helai daun. Baca Juga Cara Menanam Jagung

Persiapan Wadah dan Alat Hidroponik

Tahap selanjutnya adalah persiapan wadah dan alat hidroponik, karena disini kita akan membahas cara menanam sawi hidroponik tentu tidak diperlukan persiapan median tanam dan pengolahan lahan. Lalu apa saja yang perlu disiapkan ? berikut kami jelaskan !

netpot sawi
petanirumputjepang

Pertama anda perlu menyiapkan beberapa alat yaitu netpot atau botol bekas, pisau, sumbu dari kain, spon, larutan nutrisi hindroponik dan pipa paralon. Setelah semua siap, lakukan pemasangan sumbu pada netpot atau botol bekas dibagian bawah tujuanya agar nutrisi dapat terserat sumbu tersebut dan dapat diserat oleh akar sawi nantinya.

Kemudian buat lubang pada paralon dengan jarak tiga sampai 5 senti meter perlubangnya, dengan diameter sama dengan netpot atau botol bekar tersebut. Setelah itu isi paralon tersebut menggunakan air nutrisi hingga penuh lalu diamkan 2 sampai 3 hari. Baca Juga Cara Menanam Bawang Merah Di Bedengan

Proses Penanaman

Setelah semua siap dan bibit siap dipindahkan, lakukan penanaman atau pemindahan bibit ke netpot yang sudah ada dengan cara memotong rockwool yang sudah dibagi sebelumnya. Kemudian masukan kedalam wadah berupa netpot atau botol bekas, lalu letakkan dilubang paralon yang sudah diisi air nutrisi.

Sebaiknya pemindahan dilakukan pada pagi atau sore hari guna mengurangi resiko tanaman mati karena kondisi siang yang terlalu panas, namun karena anda menggunakan rockwool proses adaptasi pada tanaman sawi lebih cepat dan mudah. Baca Juga Cara Menanam Tomat Di Pot

Penyulaman  Sawi

Penyulaman dilakukan pada tanaman sawi yang tidak memiliki masa pertumbuhan yang baik atau mati, maka perlu diganti oleh bibit atau benih sawi yang baru. Proses ini hanya dapat dilakukan pada tanaman sawi yang berumur 1 mingguan, jika sudah lebih maka proses penyulaman tidak dapat dilakukan.

Penyiangan

Secara umum penyiangan dilakukan pada tempat hidroponik yang sudah banyak ditumbuhi gulma atau tumbuhan pengganggu yang dapat mengurangi asupan unsur hara yang diperoleh sawi.

Kapan proses penyiangan dapat dilakukan? Umumnya penyiangan dapat dilakukan setelah tanaman sawi berumur 2 mingguan, namun tidak menutup kemungkinan proses penyiangan dapat dilakukan lebih cepat ataupun lambat tergantung masa pertumbuhan gulam di tempat hidroponik masing masing.

Selain itu anda juga perlu melakukan pengontrolan pada larutan nutrisi agar selalu terisi penuh, sehingga asupan nutirisi yang diperoleh tanaman sawi tetap terjaga. Meskipun menggunakan teknik hidroponik proses penyiraman juga perlu dilakukan, hanya saja tidak dilakukan secara rutin. Sebaiknya dilakukan sesekali dengan cara menyemprotkan air menggunakan sprayer.

Proses Panen

Secara umum penggunaan teknik hidroponik memakan waktu lebih cepat dibandingkan budidaya menggunakan bedengan atau pot, dengan menggunakan teknik hidroponik sawi yang anda tanam dapat dipanen kurang lebih 3 mingguan sejak awal penanaman.

Cara panennya juga cukup mudah, anda hanya perlu mencabut sawi tersebut dari tempat netpot atau botol bekas dengan catatan harus dilakukan secara hati hati agar tidak merusak pertumbuhan sawi. Maka dari itu banyak sekali petani handal yang lebih memilih membudidaya sawi dengan teknik hidroponik karena waktu panen lebih cepat, lebih mudah dan tidak memerlukan lahan serta yang terpenting memberi keuntungan berlipat ganda.

Demikian ulasan singkat kami tentang Cara Menanam Sawi Hidroponik, semoga sedikit pengetahuan kami dapat bermanfaat untuk anda semua. Terima kasih atas perhatiaan dan Selama Mencoba !! Simak Juga Cara Menanam Cabe Rawit Di Bedengan Step by Step Untuk pemula!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...