Cara Menanam Tomat Di Pot

Cara Menanam Tomat Di Pot – Secara umum, buah tomat bukanlah tanaman asli dari Indonesia melainkan dari Amerika Tengah, Selatan atau lebih tepatnya di daerah Meksiko hingga Peru. Tomat adalah salah satu tanaman yang masuk dalam keluarga perdu atau jenis tanaman yang memiliki tinggi dibawah 6 meter, karena umumnya tomat hanya mampu tumbuh mencapai ketinggian kurang lebih 3 meter saja.

Namun kini tanaman tomat sudah tersebar hampir di seluruh dunia, khususnya Indonesia, banyak sekali olahan masakan atau minuman yang menggunakan tomat sebagai bahan dasarnya seperti jus tomat susu dan salad tomat. Hal ini tidak terlepas dari kandungan vitamin didalam buahnya, salah satu vitamin yang terkandung didalam tomat adalah vitamin C yang dipercaya mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Nah untuk kesempatan kali ini SawonBudidaya akan berbagi pengetahuan tentang Cara Menanam Tomat Di Pot, Kenapa menggunakan pot? karena tidak semua petani pemula memiliki lahan kosong yang luas sehingga alternative terbaiknya dengan menggunakan pot. Lalu bagaimana caranya? berikut akan kami rangkum!

Baca Juga Penjelasan Ciri ciri Tomat dan Jenis Tanaman Tomat Terlengkap!

Cara Menanam Tomat Di Pot

Selanjutnya kami juga akan membahas bagaimana Cara Menanam Tomat Di Pot dibawah ini, penasaran? Yuk langsung saja kita simak rangkuman berikut!

Penyiapan Wadah atau Tempat

Karena garis besar dari tulisan ini adalah cara menanam tomat di pot,maka wadah atau tempat merupakan bagaian pertama yang perlu anda perhatikan. Lalu wadah atau tempat seperti apa yang cocok digunakan untuk budidaya tomat?

Secara umum tanaman tomat dapat tumbuh dengan baik diberbagai jenis wadah atau tempat, namun untuk menghasilkan tomat berkualitas anda perlu menyiapkan wadah atau tempat yang benar benar sesuai contohnya seperit pot atau polybag, kenapa?

Karena kedua tempat tersebut merupakan alternative terbaik untuk anda yang tidak memiliki lahan kosong luas, tapi ingin membudidayakan tomat dalam skala besar. Dalam memilih pot atau polybag terdapat beberapa hal yang perlu anda perhatikan, berikut penjelasan dari kami!

Proses Persiapan Pot

Loading...
cara menanam tomat di pot
akarbuah.blogspot.com

Disini kami akan memberikan pilihan dua jenis pot yang cocok digunakan sebagai wadah atau tempat budidaya tomat, yang pasti pot tersebut harus memiliki diameter 40 sampai 50 senti meter dan tinggi 40 senti meter. Lalu apa saja jenis di pot tersebut?

Pot Plastik

Untuk jenis pot pertama adalah pot berbahan plastik, keunggulan dari pot ini tentu dari segi harga paling murah dibandingan dengan jenis pot lain. Namun kelemahan dari pot plastik tidak dapat tahan lama seperti jenis pot lainnya, biasanya pot pastik perlu diganti setelah berumur 3 sampai 4 tahun sehingga sedikit merepotkan.

Pot Keramik

Nah untuk jenis pot ini sangat rekomended karena menurut kami pot keramik sangat cocok digunakan sebagai wadah budidaya tomat, dari segi umur pot ini mampu bertahan sangat lama tapi harga jualnya sangat mahal dibandingkan jenis pot lainnyaa.

Selain menggunakan pot tersebut anda dapat menggunakan wadah yang kira kira sudah tidak digunakan, seperti drum ataupun ember tentunya dapat lebih menghemat biaya.

Sebelum menggunakan bahan bahan bekar tersebut, anda harus membuat lubang dibagian bawahnya dengan fungsi sebagai tempat keluarnya air ketika masuk musim penghujan atau ketika disirim agar air tidak menggenangi tempat tersebut. Baca Juga Cara Menanam Tomat Di Bedengan

Penyiapan Media Tanam

Pada tahap selanjutnya dari cara menanam tomat di pot adalah proses pembuatan media tanam, sebelum melakukan proses pembuatan media tanam terdapat beberapa bahan yang perlu anda siapakan yaitu :

  • Tanah
  • Pasir
  • Arang sekam
  • Pupuk Kandang kering
  • Kapur dolomite 100 gram

Lalu bagaimana cara pengolahannya? Baiklah akan kami jelaskan. Pertama anda perlu melakukan pengecekan kadar keasaman tanah, jika kadar keasaman tanah terlalu rendah atau tinggi sebaiknya anda perlu melakukan proses pengapuran terlebih dahulu dengan cara mencampurkan kapur dolomite dengan tanah secara merata.

Kemudian diam 1 sampai 2 minggu agar tanah memiliki kadar keasaman stabil. Setelah itu anda lakukan pencampuran antara tanah, pupuk kandang kering dan arang sekam dengan perbandingan 3:1:1, sebaiknya menggunakan cangkul agar hasil lebih rata.

Diamkan kembali selama semingguan. Selanjutnya adalah memasukan media tanam kedalam pot yang sudah disiapkan sebelumnya, sebelum memasukkan media tanam lakukan pemasang ajir yang sudah disiapkan kemudian masukan media tanam tersebut. Baca Juga Cara Menanam Tomat Di Pot dan Bedengan Untuk Pemula!

Pilih Benih Tomat Yang Berkualitas

Dalam proses budidaya tomat hal pertama yang perlu anda perhatikan adalah pemilihan bibit atau benih sehat dan berkualitas, kenapa? kita ikuti saja pribahasa dulu bilang kalau “buah jatuh tidak jauh dari pohon” dari situ dapat kita ambil kesimpulan, dengan menggunakan bibit atau benih tomat berkualitas maka peluang menghasilkan buah tomat berkualitas akan semakin tinggi. Begitu juga sebaliknya! Simak Juga Cara Menanam Cabe Rawit dan Cabe Merah Di Pot Untuk Pemula !!

Lalu kenapa bibit atau benih harus sehat? Karena demi mencegah timbulnya penyakit yang beresiko menyerang tanaman tomat. Karena bibit atau benih tomat sangat rentan terhadap penyakit, maka dari itu penggunaan bibit atau benih sehat menjadi salah satu solusi terbaik guna mencegah masalah tersebut.

Kemudian anda juga perlu memastikan jenis tomat apa yang ingin dibudidayakan, untuk lebih jelasnya silahkan klik link berikut ini Ciri ciri Tomat. Ketika anda sudah memahami ciri dan syarat tumbuh tanaman tomat, tentu anda sudah tidak bingung lagi bukan jenis tomat seperti apa yang cocok untuk daerah masing masing.

Bagaimana cara memperoleh bibit atau benih tomat? Pertama anda perlu menentukan terlebih dulu ingin menggunakan bibit atau benih dari biji atau yang sudah siap ditanam. Saran dari kami sebaiknya anda lebih memilih menggunakan bibit atau benih dari biji saja, karena dari segi harga lebih murah dibandingkan bibit atau benih tomat yang siap ditanam.

Untuk memperoleh bibit atau benih tomat dari biji juga cukup mudah, anda dapat memperolehnya dengan membuat sendiri di rumah atau membelinya langsung di toko pertanian sekitar rumah masing masing. Pastikan bibit yang anda pilih memiliki jaminan mutu dari dinas pertanian Indonesia. Simak Juga Cara Menanam Sayuran Organik Step by Step

Proses Penyemaian Bibit Tomat

Tahap selanjutnya dari cara menanam tomat adalah proses penyemaian, tujuan dilakukan penyemain agar bibit atau benih tomat lebih mudah berdaptasi dengan lingkungan barunya, memperoleh tempat pertumbuhan yang baik, memperoleh asupan nutrisi yang maksimal dan lebih mudah melakukan kontrol.

Lalu bagaimana cara melakukan penyemaian? Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah mengambil bibit atau benih yang sudah disiapkan pada tahap sebelumnya, kemudian rendam bibit tersebut menggunakan POC GDM satu gelas saja. Diamkan bibit atau benih yang direndam tersebut kurang lebih 2 jam dengan tujuan agar bibit lebih cepat mengalami pertumbuhan tunas nantinya.

Sambil menunggu bibit atau direndam, anda dapat melakukan persiapan media semai. Dalam penyiapkan media semai terdapat beberapa bahan yang perlu disiapkan yaitu tanah humus, arang sekam dan pupuk kandang kering. Lalu campur semua bahan tersebut dengan perbandingan 3:1:1, gunakan cangkul agar hasil lebih merata. Kemudian masukan media semai kewadah berupa pot ataupun polybag dengan diameter sedang. Baca Juga Cara Menanam Cabe Rawit Di Pot Step by Step Untuk Pemula !!

Untuk hasil lebih maksimal, anda juga dapat menyiram media semai menggunakan BLACK BOS, umumnya black bos mirip seperti bubuk maka dari itu anda perlu melarutkannya terlebih dulu. Takarannya adalah untuk satu kg black bos larutan pada 100 liter air bersih. Apa fungsi dari Black Bos? Umumnya berfungsi sebagai pencegah terkena penyakit menular pada bibit tomat yang berasal dari tanah dan meningkatkan kandungan unsur hara.

Setelah semua tahap diatas selesai, anda dapat melakukan penanaman bibit atau benih tomat kedalam media semai dengan cara menamburkan dibagian permukan media semai, lalu tutup tipis biji tersebut. Tunggu hingga bibit atau benih siap dipindahkan! Baca Juga Cara Menanam Jagung Manis yang baik dan benar untuk pemula!

Proses Penanaman

Tahap selanjutnya adalah menanam tomat, hal ini ditandai dengan pemindahan bibit dari tempat semai ke wadah atau tempat budidaya tomat. Sebelum melakukan penanaman tomat, pastikan bibit sudah benar benar siap dipindahkan atau paling tidak sudah berumur kurang lebih 3 minggu.

Sebaiknya proses penanaman tomat dilakukan pada waktu pagi ataupun sore hari, hal ini bertujuan agar bibit tomat tidak mudah layu. Bayangkan kalau pemindahan tomat dilakukan pada siang hari, apakah yang terjadi pada bibit tomat? Bukannya tumbuh malah mati konyol.

Kemudian anda juga perlu melakukan pemasangan ajir lalu batang bibit tomat diikat di ajir tersebut, dengan tujuan agar tanaman tomat memperoleh penompang agar mampu berdiri kokoh. Baca Juga Cara Menanam Cabe Rawit Di Bedengan dan Di Pot Untuk Pemula!

Pemberian Pupuk Tambahan

Selanutnya dari cara menanam tomat adalah pemberian pupuk tambahan, tujuan dilakukan pemberian pupuk tambahan agar tanaman tomat memperoleh unsur hara secara maksimal, dengan begitu masa pertumbuhan tomat dapat lebih cepat dibadingkan tanaman tomat yang tidak memperoleh pupuk tambahan.

Disini kami memberikan dua pilihan pada anda, ingin menggunakan jenis pupuk organik ataupun anorganik. Jika anda memilih pupuk organik berarti tomat yang akan dihasilkan benar benar dari bahan alami, yang berarti tidak mengandung zat kimia apapun beda halnya dengan anda yang ingin menggunkan jenis pupuk anorganik.

Sebenarnya penyiapan pupuk organik cukup mudah, biaya yang dikeluarkan juga sedikit dan tentunya ramah lingkungan. Pupuk organik yang dapat anda gunakan adalah pupuk kandang kering dari hewan ternak sapi, kambing ataupun ayam.

Sedangkan untuk pemberian pupuk anorganik anda dapat menggunkan jenis pupuk NPK ataupun pupuk encer, untuk hasil yang lebih maksimal anda dapat mencampur kedua jenis pupuk tersebut. Lakukan pemberian pupuk 2 kali seminggu sejak awal pemindahan atau penanaman tomat kelahan tanam. Baca Juga Cara Menanam Buah Naga Di Bedengan dan Di Pot Untuk Pemula!

Penanggulangan Gulma

Ketika musim penghujan tiba masa pertumbuhan gulma menjadi lebih cepat, maka dari itu diperlukan penangggulangan lebih serius agar jumlah gulma tidak semakin banyak.

kita ketahui gulma merupakan salah satu musuh yang sering dihadapi para petani, gulma sering memberikan dampak negatif pada pertumbuhan tomat kenapa?

karena lahan yang terdapat gulma akan mengalami pengurangan nutrisi sehingga asupan pakan dari tanaman tomat semakin sedikit, sehingga masa pertumbuhan tomat melambat.

Proses Panen Tomat

Tahap terakhir dari cara menanam tomat adalah proses panen, tahap yang sangat dinanti nanti oleh anda semua bukan. Tapi tahukah anda kapan tomat bisa dipanen? Secara umum tanaman tomat dapat dipanen setelah berumur 90 sampai 100 hari sejak awal penanaman.

Lalu apa ciri tomat yang sudah siap dipanen? Umumnya tomat yang sudah siap dipanen memiliki warna buah hijau kekuningan atau merah tergantung jenis atau varietas yang anda budidayakan. Kemudian bagian pinggir daun akan mengering dan batang berubah warna menjadi kuning.

Demikian ulasan dari kami tentang Cara Menanam Tomat Di Pot, Semoga sedikit pengetahuan ini dapat bermanfaat untuk anda semua. Selamat Mencoba!! Baca Juga Panduan Cara Menanam Hidroponik Yang Baik dan Benar Untuk Pemula!