ciri ciri jahe
Pertanian

Ciri ciri Jahe dari Akar atau Rimpang, Batang, Daun dan Bunga Terlengkap

Ciri ciri Jahe – Tanaman jahe berasal dari India dan Republik Rakyat Tiongkok Selatan, karena dulu jalur pelayaran di Asia Tenggara cukup berkembang makanya jahe dapat menyebar secara merata terutama Indonesia. Secara umum jahe masuk dalam suku suku Zingiberaceae (temu-temuan) oleh William Roxburgh menggunakan bahasa Yunani.

Di Indonesia sendiri jahe sering digunakan sebagai bahan rempah rempah untuk segi makanan dan minum, sehingga memiliki nilai jual sangat tinggi. Kini banyak sekali jenis atau varietas tanaman jahe, dengan ciri khas masing masing. Namun, jika dilihat sekilas Ciri ciri Jahe hampir sama baik dari bentuk dan fungsi akar atau rimpang, batang, daun dan bunga.

Klasifikasi Ilmiah Jahe

  • Kingdom : Plantae
  • Sub kingdom : Viridiplantae
  • Sup divisi : Spermatophytina
  • Divisi : Tracheophyta
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Ordo : Zingiberales
  • Family : Zingiberaceae
  • Genus : Zingiber Mil
  • Spesies : Zingiber officinale Roscoe

Ciri ciri Jahe

Berikut akan kami jelaskan mengenai Ciri ciri Jahe dari bentuk dan fungsi akar atau rimpang, batang, daun, dan bunga. Yuk langsung saja simak rangkuman SawonBudidaya dibawah ini!

Ciri ciri Akar atau Rimpang Jahe

ciri ciri jahe
Jahe Via Hellosehat.com

Umumnya jahe menghasilkan akar berbentuk rimpang yang merupakan hasil rombaan dari batang, akar atau rimpang ini ditutupi oleh daun tipis secara melingkar. Bagian permukaan luar akar atau rimpang berwarna coklat muda, dengan daging berwarna kuning sampai merah dan mengeluar bau menyengat yang menjadi ciri khas dari jahe.

Akar atau rimpang pada jahe berfungsi sebagai penyokong tanaman ini agar tidak mudah roboh, selain itu rimpang juga berfungsi sebagai penyimpan cadangan makanan dari hasil fotosintesis yang akan digunakan sewaktu waktu.

Ciri ciri Batang Jahe

Kita ketahui batang memiliki peran penting dalam keberlangsungan hidup suatu tanaman atau dapat di umpakan sebagai sumbu kehidupan tanaman. Nah sama halnya dengan tanaman jahe, batang juga berperan penting dalam berbagai aspek.

Loading...

Secara umum tanaman jahe memiliki batang berbentuk bulat pipih dengan posisi tegak berwarna hijau, tanaman jahe menghasilkan jenis batang semu artinya batang yang memiliki tekstur lunak dan mengandung air.

Pada satu tanaman jahe mampu menghasilkan batang dengan panjang berkisar antara 30 sampai 100 senti meter, dengan fungsi sebagai penompang tanaman jahe agar tidak roboh dan berperan penting dalam mengangkut bahan serta hasil fotosintesis.

Ciri ciri Daun Jahe

Tanaman jahe memiliki daun berbentuk oval memanjang dengan bagian ujung dan pangkal runcing atau lancip. Untuk satu daun terdiri dari satu tangkai yang berbulu halus, berfungsi sebagai perekat antara pangkal daun dengan batang dan terdapat satu helai daun diatasnya yang disusun berdasarkan tulang menyirip.

Satu helai daun mampu tumbuh mencapai panjang 15 sampai 23 milimeter dan lebar 8 sampai 15 milimeter. Secara umumnya daun pada tanaman jahe berfungsi sebagai tempat terjadi fotosintesis atau pemasakan makanan, sebagai tempat penguapan air atau transpirasi dan sebagai alat pernafasan karena terdapat organ stomata.

Ciri ciri Bunga Jahe

ciri ciri bunga jahe
Bunga Jahe Via Pixabay.com

Tanaman jahe menghasilkan bunga dengan bentuk bulat, oval, lonjong dan runcing tergantung varietas jahe itu sendiri. Bunga ini tumbuh dibagian ketiak daun pelindungan rimpang, secara umum bunga jahe disusun bulir yang berbentuk silinder.

Pada satu bunga jahe memiliki panjang mencapai 2,5 sampai 5 senti meter dengan lebar berkisar antara 1,5 hingga 1,75 senti meter. Bagian gagang atau tangkai bunga bersisik sebanyak 5 sampai 7 buah, dengan warna hijau.

Sedangkan warna bunganya beragam dari hijau kekuningan dan merah terganting jenis atau varietasnya. Lalu untuk bagian bibir atau ujung bunga terdapat putik sebagai alat kelamin betina berjumlah dua buah dengan warna ungu.

beragam dari hijau kekuningan dan merah terganting jenis atau varietasnya. Lalu untuk bagian bibir atau ujung bunga terdapat putik sebagai alat kelamin betina berjumlah dua buah dengan warna ungu.

Syarat Tumbuh Jahe

Selanjutnya kami juga akan membahas mengenai syarat tumbuh jahe dari segi iklim, jenis tanah dan ketinggian lokasi atau lahan yang sesuai. Nah, langsung saja kita bahas!

Jenis Iklim

Tanaman jahe akan tumbuh dengan subur apabila ditanam pada daerah yang memiliki curah hujan rata rata 2.500 sampai 4000 mm pertahun dengan bulan basah tujuh sampai sembilan bulan, dengan suhu atau temperatur 25 sampi 30 derajat celcius.

Jenis Tanah

Selanjutnya adalah jenis tanah, umumnya tanaman jahe akan tumbuh dengan subur apabilan dibudidayakan pada tanah yang gembur, subur yang tentunya mengadung bahan organik. Untuk jenis tanah sendiri adalah anah latosol merah cokelat atau andosol, dengan tekstur tanah lempung berpasir dan lempung berdebu.

Lalu, anda juga perlu memperhatikan tingkat keasaman atau Ph tanah, karena jahe akan tumbuh dengan optimal jika ditanam pada tanah yang memiliki kadar keasaman mencapai 6,8 sampai 7,4 Ph. Intinya tanah tersebut jangan mengijak nominal kadar keasaman dibawah 4,5 saja, guna meningkatkan hasil panen jahe nantinya.

Ketinggian Lokasi atau Lahan

Terdapat dua ketinggian yang sesuia untuk budidaya jahe yaitu daerah yang memiliki ketinggian mencapai 900 meter diatas permukaan laut. Namun untuk hasil yang optimal, sebaiknya lakukan budidaya jahe pada daerah dengan ketinggian 200 sampai 600 meter diatas permukaan laut.

Sekian Informasi dari kami mengenai Ciri ciri Jahe dari bentuk dan fungsi akar atau rimpang, batang, daun dan bunga. Semoga sedikit pengetahuan ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terima kasih atas perhatian anda!               

One Reply to “Ciri ciri Jahe dari Akar atau Rimpang, Batang, Daun dan Bunga Terlengkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *