Penjelasan Ciri ciri Bawang Merah, Jenis dan Syarat Tumbuhnya

Ciri ciri Bawang Merah – Bawang merah adalah tanaman yang berasal dari negara Iran, Pakistan, dan pegunungan-pegunungan bagian utara, tetapi kini sudah dapat ditemukan hampir diseluruh dunia seperti Indonesia dengan iklim tropis dan Subtropis.

Umumnya bawang memiliki ciri khas dari bentuk daun yang silinder atau memanjang dengan warna hijau, bentuk umbi bulat menyerupai telur berwarna merah dan bentuk batang cakram kuat namun pendek. Namun ternyata, ada beberapa jenis tanaman bawang merah dengan ciri khas masing masing, diantaranya bawang merah medan, bawang merah brebes dan bawang merah keling.

Tapi Secara umum, Ciri ciri Bawang Merah hampir sama baik dari bentuk dan fungsi akar, batang, daun, bunga dan buah/umbinya. Nah dibawah ini akan kami jelaskan ciri khas bawang merah secara umu, silahkan simak!

Klasifikasi Bawang Merah

Ciri ciri Bawang Merah

Dibawah ini akan kami jelasakan Ciri ciri Bawang Merah dari akar, batang, daun, bunga dan buah atau umbinya. Silahkan simak penjelasan berikut ini!

Ciri ciri Akar Bawang Merah

Bawang merah memiliki jenis akar serabut yang tumbuh secara vertikal dan horizontal didalam tanah, mencapai kedalam 15 hingga 30 senti meter. Setiap akar serabut bawang merah, pasti terdapat akar primer atau utama yang akan ditumbuhi cabang cabang dalam jumlah banyak, yang  tumbuh berpencar pencar.

Baca Juga :

Akar primer tersebut tumbuh pada pangkal batang bawang merah, dengan ukuran lebih besar dibandingkan cabang cabang akarnya. Umumnya, tanaman yang memiliki akar serabut termaksud dalam jenis tanaman monokotil atau biji berkeping satu. Untuk fungsi akarnya, bawang merah memiliki akar serabut yang berfungsi sebagai alat pencari ketersediaan air, unsur hara dan penyokong agar tanaman ini tidak mudah roboh.

Ciri ciri Batang Bawang Merah

batang bawang merah
Batang Bawang Merah Via Fumyherbalalam.com

Umumnya, batang bawah mereka memiliki bentuk mirip cakram (diskus) yang  bagian ujungnya digunakan sebagai tempat tumbuh daun berlapis lapis dan dibagian pangkal batang merupakan tempat tumbuhnya akar primer.

Batang bawang memiliki tekstur keras dan pendek, berwarna hijau keputih putihan. Jika dilihat dari fungsinya, batang bawah memiliki peran sangat penting diantaranya, sebagai penompang tanaman bawah merah agar tidak mudah roboh, sebagai tempat pertumbuhan akar serta daun dan membantu proses fotosintesis karena mengandung dua pembuluh yaitu xilem dan floem.

Loading...

Baca Juga :

Xilem berfungsi sebagai pengangkut bahan fotosintesis berupa air dan unsur hara Nitrogen dari akar untuk dibawa kedaun, sedangkan floem berfungsi sebagai pengantar hasil fotosintesis untuk diantarkan keseluruh organ bawang merah.

Ciri ciri Daun Bawang Merah

daun bawang merah
Daun Bawang Merah Via 8villages.com

Bawang merah memiliki bentuk daun bulat memanjang, mirip selang dan bagian dalam berongga dan bagian ujungnya lancip. Dengan panjang mencapai 40 sampai 75 senti meter, berwarna hijau tua dan memiliik tekstur lunak. Setiap daun bawang merah, memiliki tangkai daun yang pendek dengan fungsi sebagai perekat antara pangkal daun dengan batang.

Jika tangkai daun pada tanaman lain akar jatuh sendiri, apabila tangkai tersebut sudah kering atau layu, beda halnya dengan tangkai daun bawang merah semakin kuat setelah tangkai tersebut mngering atau layu. Nah untuk fungsi daun bawang merah, hampir sama dengan fungsi daun tanaman lain yaitu sebagai tempat fotosintesis, alat penafasan dan tempat penguapan air atau transpirasi.

Ciri ciri Bunga Bawang Merah

bunga bawang merah
Bunga Bawang Merah Via Pixabay.com

Secara umum, bunga pada bawah merah termaksud jens bunga majemuk atau sempurna, artinya jenis bunga yang  memiliki dua jenis kelamin pada satu tandan atau tangkai. Biasanya bunga ini disebut sebagai bunga majemuk tandan, mirip dengan bunga tanaman pisang dan kelapa namun dalam versi kecilnya.

Setiap bunga yang tumbuh pada bawang, akan muncul dibagian ujung tanaman dengan panjang mencapai 25 sampai 85 senti meter dan terdapat banyak kuntum bunga berkisar antara 50 sampai 200 kuntum bunga yang tersusun menyerupai payung berwarna putih polos. Bunga ini memiliki enam benang sari atau kelamin betina dengan warna kuning dan satu buah putih atau alat kelamin betina berbentuk segita.

Ciri ciri Buah atau Umbi Bawang Merah

umbi bawang merah
Umbi Bawang Merah Via Putratani.com

Bawang merah menghasilkan jenis umbi berlapis, artinya jenis umbi yang timbul akibat penumpukan pangkal daun yang disusun secara rapat dan terjadi dibagian batang atau cakram. Jika umumnya umbi terbentuk karena karbohidrat, beda halnya dengan umbi bawang merah yang terbentuk karena penumpukan daun di cakram dan mengalami pembesaran oleh cairan sel yang berkumpul di umbi tersebut.

Umbi bawang merah mirip seperti kubah yang terdapat tiga buah ruangan dan didalamnya terdapat bakal biji. Dengan bentuk bulat mirip dengan telur, dengan bagian ujung tempul dan kulit berwarna merah. Setelah buah cukup umur, akan terbentuk biji pada setiap rungan didalam umbi dengan bentuk pipih lonjong atau siung dengan warna hitam pekat  yang berfungsi sebagal alat generatif atau kembang biak.

Jenis jenis Bawang Merah

Selanjutnya kami akan menjelaskan jenis jenis bawah merah, dengan ciri khas masing masing. Silahkan simak penjelasan berikut ini!

Bawang Merah Medan

Jenis bawang ini berasal dari Samosir, Sumatera Selatan dengan ciri khusus bunga berwarna putih polos, batang berbentuk silinder berongga dan batang pendek berwarna hijau keputihan. Keunggulan dari jenis bawang merah ini terletak pada jumlah panennya yang lebih tinggi dibandingkan bawang merah lainnya.

Bawang Merah Bima Brebes

Ciri khas dari bawang merah ini adalah daun berbentuk silinder dengan bagian ujung runcing dan berlubang, memiliki umbi berwarna pink dan terdapat cicin pada cakramnya. Namun untuk jenis bawang merah satu ini sangat rentan terhadap penyakit, terutama pada umbinya.

Bawang Merah Keling

Untuk ciri khasnya hampir sama dengan tanaman bawang diatas dan cocok dibudidayakan pada daerah dataran rendah. untuk jenis bawang merah keling sangat rentan terhadapa serang penyakit, terutama pada bagian daunnya.

Bawang Merah Sumenep

Selanjutnya adalah bawang merah sumenep yang berasal dari Madura, dengan ciri khas umbi berwarna pucat serta merah keputihan dan terdapat garis disetiap sisi umbinya.

Syarat Tumbuh Bawang Merah

Berikutnya kami akan menjelaskan apa saja hal hal penting sebelum membudidayakan bawang merah, diantaranya iklim, jenis tanah dan ketinggian lokasi. Silahkan simak dibawah ini!

Iklim

Bawang merah merupakan jenis tanaman yang sangat rentan terhadap cuaca lembab karena dapat meningkatkan pembusukan pada umbinya. Oleh karena itu, waktu yang tepat untuk membudidayakan bawang merah adalah musim kemarau, dengan suhu mencapai 20 sampai 30 derajat celcius. Lalu kelembaban daerah, sebaiknya anda memilih daerah yang memiliki kelembaban antara 80 sampai 90 persen.

Jenis Tanah

Tanaman ini sangat menyukai jenis tanah gembur, subur dan kaya akan unsur hara organik dan keadaan tanah bergumpal serta terdapat drainase yang baik. Lalu tingkat kadar keasaman tanah atau pH, bawang merah sangat baik dibudidayakan pada daerah yang memiliki pH berkisar antara 5 sampai 7, karena kadar keasaman yang terlalu rendah dan  dapat menghambat pertumbuhi umbi bahkan dapat mengurangi kualitas bawang merah yang dihasilkan nanti.

Ketinggian Lokasi

Bawang merah dapat tumbuh dibeberapa ketinggian, seperti daerah dengan ketinggin 0 sampai 1500 meter diatar permukaan laut dan daerah dengan ketinggian 0 sampai 600 meter diatas permukaan laut.

Sekian informasi dari kami mengenai Ciri ciri Bawang Merah dari akar, batang, daun, bunga dan buah/umbinya. Semoga sedikit pengetahuan kami dapat bermanfaat untuk kita semua, terima kasih atas perhatiaan anda semua!