Penjelasan Ciri ciri Sawi Dari Batang, Daun, Akar, Bunga Serta Buah

Ciri Ciri Sawi – Umumnya, Tanaman sawi merupakan salah satu jenis sayuran dari Marga Brassica yang sering manfaatkan bagian daun serta bunganya.

Dalam penelitaan yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik menjelaskan bahwa tingkat pengonsumsi sawi di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ketahun, pada tahun 2015 tingkat pengonsumsi sawi mencapai 532.37 jiwa sedangkan tahun 2016 tingkat pengonsumsi sawi meningkat mencapai 539.80 jiwa.

Banyak sekali resep makanan yang menggunakan sawi sebagai bahan utama seperti sawi putih tumis bakso, tumis sawi tahu, ayam sawi kecap dan sawi telur naget. Sehingga tingkat konsumen sawi akan selalu meningkat dari tahun ketahun.

Namun sebagai konsumen atau pembudidaya sawi tahukan anda mengenai ciri ciri sawi ? dan syarat tumbuh tanaman sawi? Dibawah akan kami jelaskan semua hal tersebut, silahkan simak tulisan dibawah ini!

Ciri ciri Sawi

Dilhat secara umum sawi merupakan salah satu tanaman yang sering dikonsumsi bagian daun dan bunganya sebagai bahan pangan, hal inilah yang menjadi sawi masuk dalam suku Brassica.

Namun tahukah anda apa saja ciri ciri sawi ? sama halnya dengan tanaman lain sawi pun memiliki ciri khas tersediri yang membedakannya dengan tanaman lain. Nah dibawah ini akan kami jelaskan apa saja Ciri ciri Sawi, yaitu :

Loading...

Ciri ciri Sawi : Akar Tanaman Sawi

Defenisi secara umum

Ciri ciri sawi yang pertama dapat anda perhatikan dari akarnya, jika dilihat secara teliti kita dapat melihat bahwa tanaman sawi memiliki akar tunggang yang berfungsi sebagai penyokong tanaman agar tidak mudah roboh dalam kondisi apapun.

Akar pada tanaman sawi akan tumbuh mencapai kedalam empat puluh lima (45cm) menuju kearah inti bumi, hal ini bertujuan untuk mencari sumber air dan unsur hara demi memenuhi kebutuhan bahan pakan tanaman sawi. Akar sawi memiliki warna putih kecoklatan dan ukuran akar sawi tidak begitu besar.  

Defenisi secara spesifik : Akar Tunggang

Mengapa tanaman sawi memiliki akar tunggang? Menurut para ahli tanaman sawi adalah salah satu jenis tumbuh yang masuk dalam keluarga Brassica sehingga menjadikan sawi tanaman yang dikonsumsi bagian daun serta bunganya.

Lalu kenapa sawi memiliki akar tunggang? Karena tanaman ini memiliki biji berkeping dua atau lebih umum dikenal dengan tanaman dikotil, maka tanaman sawi memiliki akar tunggang itu secara garis besarnya saja.

Apa sih akar tunggang itu? Akar tunggang adalah akar yang tumbuh pada awal tanaman mulai berkecambah yang menerobos kedalam tanah sehingga tanaman mampu berdiri.

Namun tahukah anda ternyata akar tunggang dan batang pada tanaman sawi merupakan bagian yang sama dan tumbuh dalam waktunya yang sama juga.

Namun apa yang membedakan antara akar tunggang dan batang? Secara umum akar dan batang dibedakan berdasar cara pertumbuhannya, karena akar tumbuh menerobos kedalam tanah dan memiliki beberapa cabang didalam tanah namun tidak ditumbuhi daun.

Loading...

Beda halnya dengan batang yang tumbuh keatas pemukaan tanah dan ditumbuhi cabang namun berdaun.

Ciri ciri Sawi  : Fungsi Akar Tunggang

  • Tanaman sawi memiliki akar tunggang, berarti termaksud dalam keluarga dikotil
  • Karena ukuran dari akar tunggang besar serta tumbuh dalam ketanah, menjadikan akar tunggang sebagai penompang tanaman sawi agar mampu berdiri dengan kokoh.
  • Akar tunggang mampu menyerap air dan unsur hara yang ada ditanah demi memenuhi kebutuhan tanaman sawi dalam masa pertumbuhan dan menunjang tanaman sawi dalam proses fotosintesis
  • Setiap tanaman yang memiliki akar tunggang pasti memiliki akar utama atau primer.

Ciri ciri Sawi : Bentuk Batang Sawi

Ciri ciri sawi berikutnya dapat anda perhatikan dari bentuk dan fungsi batangnya, tanaman sawi memiliki ukuran batang yang pendek dan ditumbuhi ruas dan warna batangnya putih kehijau-hijauan.

Ciri ciri Sawi : Batang dan Akar Sawi

Pada umumnya semua organ tumbuhan memiliki kaitan satu sama lain. Hal ini bisa kita perhatikan dari fungsi batang sawi, batang sawi berfungsi sebagai penompang agar tanaman sawi tidak mudah roboh namun dengan bantuan dari akar sawi juga tentunya.

Didalam batang sawi terdapat dua pembuluh yaitu floem dan xilem, floem berfungsi sebagai pengakut hasil fotosintesis lalu diantarkan keseluruh tubuh dan,

fungsi dari xilem adalah sebagai pengangkut air serta unsur hara yang diperoleh akar untuk dibawah kedaun (fotosintesis). Fungsi batang untuk tanaman sawi secara detail dibawah ini, yaitu :

  1. Pertama batang berfungsi sebagai pengakut hasil fotosintesis lalu diantarkan keseluruh organ tumbuhan
  2. Kedua berfungsi sebagai pengangkut air dan unsur hara yang diperoleh dari akar lalu diantarkan kedaun untuk proses fotosintesis
  3. Sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan
  4. Sebagai penompang agar sawi mampu berdiri tegak dalam kondisi apapun
  5. Sebagai tempat pertumbuhan daun dan bunga tanaman sawi.

Ciri ciri Sawi : Daun Pada Tanaman Sawi

Ciri ciri sawi selanjutnya dapat anda perhatikan dari bentuk dan fungsi daun, tanaman sawi memiliki daun lebar dan lonjong.

Setiap daun pada tanaman sawi memiliki ukuran berbeda-beda, tanaman sawi yang subur akan memiliki daun dengan ukuran lebih lebar dari sawi yang tidak subur dan daun pada tanaman sawi memiliki warna hijau keputih-putihan.

Secara umum daun berfungsi sebagai tempat fotosintesis, sebagai organ pernafasan tanaman, sebagai tempat terjadinya transpirasi dan terdapat kandungan klorofil yang berguna untuk menunjang proses fotosintesis lebih cepat.

Dibawah ini akan kami jelaskan beberapa fungsi daun pada tanaman sawi lebih detail yaitu :

  1. Fotosintesis

Pengertiannya adalah sebagai proses pengolahan bahan makaanan tananam sawi berupa air dan unsur hara yang diperoleh melalui penyerapan akar sawi. Selain bahan tersebut proses fotosintesis dapat berlangsung secara maksimal harus terdapat bahan Co2 atau karbon dioksida yang dibantu oleh penyinaran matahari.

  • Alat pernafasan tanaman sawi

Kenapa daun menjadi alat pernafasana sawi? Karena pada bagian organ daun terdapat stomata yang berfungsi sebagai tempat pertukaran udara antara Co2 dan O2.

Namun hal ini dapat terjadi apabila tanaman sawi telah melakukan proses fotosintesis, sehingga sangat diperlukan pemerhatian secara khusus agar tanaman sawi mampu tumbuh dengan maksimal.

  • Tempat Proses Transpirasi

Proses ini memiliki tujuan agar kandungan air didalam tanaman sawi tidak melebih muatan atau kebutuhan. Tahukah anda apa itu proses Tranpirasi? Proses pengeluaran atau penguapan air yang terjadi karena batuan zat kutikula atau zat yang membantu proses penguapan secara stabil.

  • Klorofil

Kandungan klorofil pada tanaman sawi dapat mempengaruhi seberapa sering tanaman sawi melakukan kegaiatan fotosintesi, karena semakin tinggi tingkat klorofil menandakan bahwa tanaman sawi sering melakukan proses fotosintesis.

Berikut kami juga akan menjelaskan struktur bagian dalam daun tanaman sawi yang meliput Epidermis,kutikula dan stomata.

  1. Epidermis

Pada struktur Epidermis memiliki dua fungsi dalam daun yaitu menjaga agar lapisan didalam sel daun tidak kering serta mampu menjaga bentuk daun agar tidak mengalami perubahan atau rusak.

  • Kutikula

Biasanya kutikula terletak pada bagian atas dan bawah daun yang hampir sama dengan struktur Epidermis. Fungsi dari kutikula sebagai pelapis pada bagian atas daun dan bawah daun agar daun tidak mengalami penguapan secara berlebihan.

  • Stomata

Biasanya stomata pada tanaman sawi terletak lapisan atas dan bawah daun, dan fungsi dari stomata adalah  sebagai tempat keluar masuknya udara antara CO2 dan O2, pengontrol penafasan tanaman agar tetap stabil

Ciri ciri Sawi : Bunga Pada Tanaman Sawi

Untuk ciri ciri sawi selanjutnya dapat diperhatikan dari bentuk dan fungsi bunganya, secara umum bentuk bunga pada tanaman sawi adalah memanjang serta memiliki begitu banyak cabang.

Pada bunga tanaman sawi terdapat 4 kelopak daun, empat mahkota yang berwarna kuning, empat helai benang sari, dan satu putik berongga dua.

Fungsi lain dari bunga adalah menarik perhatian serangga agar dapat membantu proses penyerbukan dan pembentukkan bibit atau benih tanaman sawi selanjutnya.

Pada tanaman sawi bunga sangat penting dalam reproduksi tumbuhan, setiap bunga sawi mampu menghasilkan bibit atau benih sawi melalui proses penyerbukan yang dibantu oleh serangga dan tiupan angin.

Nah begitu proses penyerbukan berhasil maka bunga sawit dapat menghasilkan bibit atau benih yang dapat digunakan untuk budidaya sawi selanjutnya. Bibit dihasilkan dari buah sawi yang berbentuk bulat oval atau lonjong, dan memiliki warna hijau keputih putihan.

Pada setiap buah sawi mampu menghasilkan bibit atau benih sebanyak dua sampai delapan buah.

Syarat Tumbuh Tanaman Sawi 

1. ketinggian lokasi

meskipun tanaman sawi dapat tumbuh dengan baik pada berbagai ketinggian, namun tetap saja terdapat suatu daerah yang memiliki ketinggian tepat dalam budidaya sayuran sawi, masalah ketinggian lokasi budidaya menjadikan salah satu hal penting dari syarat tumbuh tanam sawi.

Ketinggian lokasi yang tepat dan benar dalam budidaya sawi mencapai 5 sampai 1.200 meter diatas permukaan, namun sawi juga sangat baik dibudidayakan pada lokasi yang memiliki ketinggian mencapai 100 samapai 500 meter diatas permukaan laut.

2. Iklim Yang cocok Untuk Budidaya Sawi

Syarat tumbuh tanaman sawi selanjutnya adalah iklim, kita ketahui sawi dapat tumbuh dengan baik pada lokasi panas maupun dingin hal tersebut yang menjadi sawi sangat mudah dikembang biakkan.

Selain itu tanaman ini sangat tahan terhadap curah hujan yang tinggi sehingga proses budidaya sayuran sawi dapat dilakukan terus menerus. Namun tetap saja anda perlu melakukan perawatan dan pemeliharaan lebih agar tanaman sawi dapat tumbuh secara maksimal.

Jika anda melakukan budidaya sawi dalam musim kemarau, hal penting yang perlu anda perhatikan adalah tingkat penyiraman yang cukup agar tanaman ini dapat melakukan fotosintesi secara maksimal dan dapat menunjang masa pertumbuhannya nanti.

3.Tanah Yang cocok Untuk Budidaya Tanam Sawi

Syarat tumbuh tanaman sawi berikutnya adalah tanah, pemilihan tanah yang tepat dan benar dapat memaksimal keberhasilan budidaya sawi anda nantinya.

Tanaman ini sangat menyukai tanah gembur, subur dan tentunya kaya akan unsur hara sehingga proses pemasakan makandapat berlangsung maksimal. Sumber Artikel Syarat Tumbuh Tanaman Sawi Agar Dapat Memaksimalkan Hasil Budidayanya!

Selain itu perhatikan juga kadar keasaman tanah atau PH, sebaiknya pilih tanah yang memiliki kadar keasaman mencapai enam hingga tujuh Ph.

Jika kadar keasaman terlalu tinggi atau terlalu rendah anda dapat menaburkan kapur terlebih dulu, kapur memiliki fungsi menstabilkan kadar keasaman atau PH tanah.

Sekian informasi dari kami mengenai Ciri ciri Sawi semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda semua, selaku pihak SawonBudidaya minta maaf atas kekurangan dari tulisan ini. Sekian dan terima kasih atas perhatiaan anda semua.

Artikel Terkait :

Penjelasan Mengenai Ciri ciri Kentang Terlengkap SawonBudidaya

Ciri ciri Kacang Kedelai Terlengkap Dari Akar, Batang, Bunga dan Daun

Ciri ciri Tanaman Bayam Dari Akar, Batang, Daun Dan Bunga

Ciri ciri Tanaman Kakao dari Akar, Batang, Daun dan Buahnya

Ciri ciri Tanaman Padi (akar, batang, daun, bunga, daun) dan Jenis Padi

Ciri ciri Tanaman Jagung (Akar, Batang, Daun,Tongkol) SawonBudidaya

Ciri Tanaman Singkong ( Akar, Batang, Daun dan Bunga) SawonBudidaya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...