Cara Budidaya Petai Step by Step

Budidaya Petai

Budidaya Petai – Kembali lagi bersama SawonBudidaya untuk kesempatan kali ini kita akan membahas tanaman petai. Baik cara budidaya petai, syarat tumbuh tanaman petai, pemeliharaan atau perawatan. Sebelum itu kami akan membahas apa itu petai, Petai (Parkia speciosa Hassk) termasuk suku Mimosaceae, berasal dari Malaysia. Tanaman ini berbentuk pohon, tingginya mencapai 5-25 m dan bercabang banyak, kulit batang berwarna coklat kemerah-merahan. Daunnya menyirip ganda, bunganya ketika masih muda (belum tumbuh benang-benang sari dan putik-putiknya) berwama hij au, keras, dan berbenfuk bongkol, bunga ini setelah dewasa penuh ditumbuhi benang-benang sari dan putik-putik berwama kuning.

Di berbagai daerah Indonesia, ternyata mempunyai nama-nama berlainan untuk menyebutkan petai. Di daerah Batak Karo disebut Parira,di daerah Batak Toba disebut Palia, di daerah Ambok disebut Petah, di MinangKabau disebut Patai, di Lampung disebut Petar, di daerah Sunda disebut Peuteuy dan di Jawa Tengah serta Jawa Timur disebut pete. Baiklah sebelum masuk ketahap Budidaya Petai ada baiknya anda mengetahui dulu apa saja jenis-jenis dari tanaman petai itu sendiri dibawah ini, yaitu :

 

JENIS-JENIS PETAI

Sementara ini hanya dikenal 2 jenis tanaman petai, yaitu jika di Jawa adalah:

Tanaman Petai Jenis Gajah

Tanaman jenis ini menghasilkan buah petai yang setiap buahnya dapat berisi petai sebanyak 15-1 8 biji. Panjang buahnya dapat mencanai 25-30 cm. .

Tanaman Petai Jenis Kacang

T anaman ini menghasilkan buah petai yang setiap buahnya hanya mengandung 10-12 biji. Panjang buah hanya sekitar 20%m, dan ukuran bijinya lebih kecil bila dibandingkan dengan biii ienis Gaiah.

 

Artikel Terkait Panduan Cara Menanam Lidah Buaya Step by Step

KANDUNGAN GIZI

Bagian yang paling penting untuk dimanfaatkan adalah biji buah petai. Biji buah petai segar berbau menusuk mengandung sistina dan dilapisi kulit tipis berwarna keputih-putihan pada waktu masih muda, dan dilapisi kulit agak tebal dan agak berlendir berwarna kekuningkuningan sering ditumbuhi cendawan putih pada waktu kelewat tua. Kulit buah petai itu sendiri berwama hijau ketika masih muda, dan menjadi hitam setelah tua benar. Biji buah Petai sangat digemari oleh banyak orang, untuk melargsang selera makan. Biji petai dapat dimakan mentah (sebagai  Penyedap), dikukus, direbus, dibakar, digoreng, dipelas dengan kelapa Muda dan teri, atau sering digunakan sebagai penyedap berbagai masakan.

Kandungan yang terdapat pada petai antara lain Energi sebanyak 142 kalori, Air sebanyak 60,5 gram, Protein sebanyak 10,4 gram, Lemak sebanyak 2,0 gram, Karbohidrat sebanyak 22,0 gram, Kalsium sebanyak 95 mg, Fosfor sebanyak 115 mg, Besi sebanyak 1,2 mg, Vitamin A sebanyak 200 SI, Vitamin B1 0.17 mg dan Vitamin C sebanyak 36 mg.

Artikel terkait Tahap-tahap Cara Menanam Anggur Agar Berbuah Lebat

SYARAT TUMBUH TANAMAN PETAI

Dalam budidaya petai, tentu terdapat beberapa hal yang perlu anda perhatikan sebelum melakukan penanaman. Disini kami akan menjelaskan beberapa hal penting atau syarat tumbuh tanaman petai yaitu :

 

Lokasi

Tanaman petai dapat tumbuh di daerah dataran rendah sampai di daerah pegunungan dengan ketinggian 1.500 m di atas permukalan laut. Namun tanaman ini akan tumbuh baik dan berproduksi tinggi jika ditanam di daerah yang berketinggian antara 500 sampai1.000 m di atas permukaan‘ laut.

 

Tanah

Tanaman petai dapat tumbuh dengan baik di daerah-daerah Y ang tanahnya bertekstur halus dengan pH antara 5,5 sampai 6,5Tanah yang bertekstur halus ini, pada umumnya adalah tanah yang sebagian besar terdiri dari debu dan lempung atau tanah-tanah yang tidak berpasir. Pada daerah yang memiliki PH kurang dari 5,0 sebaiknya bibit diinokulasi dengan Rhezobium untuk menjamin kemantapan kebutuhan Nitrogen tanaman petai nantinya.

 

Iklim

Tanaman petai dapat tumbuh baik di daerah-daerah yang mempunyai tipe iklim B (basah) dan tipe iklim C (agak basah). Penentuan tipe iklim ini didasarkan pada rumus Schmidt Fergusson, yaitu perbandingan antara rata-rata jumlah bulan kerin g dengan rata-ratajumlah bulan basah yang dinyatakan dalam persen.Tanaman petai kurang cocok dengan daerah-daerah yang mengalami musim kemarau yang sangat kering.

 

Lingkungan

Tanaman petai dapat tumbuh baik di tempat-tempat yang terbuka atau tidak terlindung oleh pepohonan lain, sebab tanaman petai sangat membutuhkan sinar matahari sepanjang hari.

Secara konvensional (tradisional), sebagai petunjuk (indikator), tanaman petai dapat tumbuh baik di suatu tempat/daerah jika di temPat/daerah tersebut tanaman cengkeh dapat tumbuh baik. Walaupun deIIlikian pendapat ini sebenarnya tidak mutlak benar.

Artikel Terkait Panduan Cara Bercocok Tanam Gaharu Step by Step

 

MANFAAT LAIN

 

Menurut Hasskarl’s Nut, daun muda tanaman petai dapat dimakan untuk lalap. Sedangkan menurut Vorderman (1902), setelah daun tanaman petai diremas-remas menjadi bubur (pengalaman di Banten,

Iawa Barat), bahan ini dapat digunakan sebagai obat penyakit cacar monyet dengan hasil memuaskan, sebelum diberi obat tersebut, gelembung-gelembung cacar monyet dipecah dengan tusukan jamm. Kemudian Dr. J.] . Smith mengemukakan kepada ‘Heyne bahwa tangkai bunga yang berdaging dan membesar setelah bunganya jatuh dapat dimakan mentah.

Sedangkan menurut Boorsma (1908), makan petai mempunyai pengaruh baik pada penderita kencing manis, juga dianggap baik sev bagai obat cacing dan untuk penderita penyakit limfa; oleh karena itu sebaiknva dimakan mentah.

Artikel terkait Panduan Cara Bercocok Tanam Timun Step by Step

BUDIDAYA PETAI

Tanaman petai dapat dikembangkan dengan mudah secara generatif. Tetapi jika dikembangkan melalui cara vegetatif yaitu dengan cangkok dan stek akan banyak mengalami kegagalan.

Cara generatif, yaitu dengan menumbuhkan biji adalah cara yang paling umum untuk mengembangkan tanaman yang menyerbuk sendiri dan tanaman menyerbuk silang. Pengembangan generatif ini merupakan satu-satunya cara yang praktis dan mudah untuk mendapatkan bibit tanaman dalam jumlah besar.

Artikel terkait Panduan Cara Bercocok Tanam Buah Naga Step by Step

Pengembangan dengan biji tersebut mempunyai beberapa kéuntungan, antara lain:

 

  1. Pohonnya kuat karena mempunyai susunan akar yang baik.
  2. Tidak mudah mengalami stagnasi akibat kekeringan karena memiliki akar tunggang yang dalam.

 

Tahap-tahapbudidaya petai dapat dilakukan sebagai berikut ini:

 

PEMILIHAN BIJI ATAU BENIH

Budidaya Petai

Biji petai yang akan dijadikan benih harus dipilih dari buah petai yang berasal dari tanaman induk yang tumbuhnya baik, buahnya lebat dan berukuran panjang (misalnya jenis Gajah), sehingga jumlah biji yang terkandung tiap buah petai itu banyak dan ukuran bijinya besar. Biji petai harus sehat atau tidak cacat dan berasal dari buah petai yang benar-benar sudah tua.

Artikel Terkait Panduan Cara Bercocok Tanam Tomat Step by Step

PENYEMAIAN

Biji petai harus disemaikan terlebih dahulu sebelum ditanam di lapangan sehingga dapat diseleksi daya pertumbuhannya (germination capacity). Cara penyemaian biji petai dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu: penyemaian di tanah, penyemaian di kotak yang berisi media pasir,‘dan penyemaian pada kantong plastik (polybag).

1.Penyemaian di Tanah

Pilihlah tanah yang gembur untuk dibuat bedengan pesemaian dengan ukuran lebar sekitar 1 m, dan panjangnya disesuaikan dengan jumlah bibit yang dibutuhkan. Tempat penyemaian ini harus mendapatkan sinar matahari terutama pagi hari dan agak siang hari.

Tanah pesemaian ini diolah dengan kedalaman 10 cm, dan dibuat bedengan sedemikian rupa, sehingga air tidak menggenangi pesemaian.

Sebelum biji disemai, tanah pesemaian disiram air secara percikan sehingga tanah pesemaian tidak mengalami erosi namun cukup basah. Selanjutnya biji-biji petai diletakkan dengan cara dibenamkan dalam tanah sedemikian rupa, sehingga permukaan biji petai rata dengan permukaan tanah pesemaian dan jarak antarbiji petai 1 x 1 cm.

Tanah pesemaian dijaga tetap agak basah namun jangan sampai tergenang air, sebab biji petai akan busuk jika tergenang air. Setelah 5 hari, tampak biji petai mulai berkecambah. Gulma-gulmapengganggu pertumbuhan bibit agar dihilangkan.

Setelah bibit petai pada pesemaian berdaun satu, selanjutnya dipindahkan dengan hati-hati ke kantong plastik (polybag) yang sudah dipersiapkan sebelumnya, yaitu kantong plastik yang telah diisi media tumbuh berupa tanah gembur yang subur dicampur pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1, dan bagian bawah kantong plastik dilubangi kecil-kecil sehingga air dalam media tidak menggenang. Sebaiknya ukuran kantong plastik yang digunakan berdiameter 15-20 cm dan tingginya 20-30 cm serta tebalnya 0,08-O,12 mm.

Pemeliharaan bibit pada kantong plastik terutama untuk menjaga agar media tumbuhnya tetap agak basah dan bebas dari segala gulma pengganggu serta selalu terkena sinar matahari. Pemupukan dapat dilakukan dengan memberikan pupuk TSP dan Urea masing-masing sekitar 0,25 gram, ditaruh mengelilingi batang tanaman bibit dan segera disiram air. J ika diseran g hama, terutama ulat, harus segera ditangani, misalnya disemprot dengan insektisida.Setelah bibit tanaman petai mempunyai ketinggian sekitar 30 cm berarti siap untuk dipindahkan atau ditanam di lapangan.

Artikel Terkait Panduan Cara Bercocok Tanam Melon Berkualitas

 

2. Penyemaian di Kotak dengan Media Pasir

Dapat digunakan kotak dari papan kayu. Isilah kotak dengan pasir yang ketebalannya sekitar 10 cm, kemudian siram media pasir menggunakan ari secukupnya sampai basah namun tidak menggenang. Agar tidak tergenang air, maka dasar kotak harus diberi lubang sehingga air dapat selalu keluar dari kotak.

Kemudian biji-biji petai dibenamkan dalam pasir sedemikianrupa, sehingga permukaan biji rata dengan permukaan pasir. Jarak antar biji adalah 1 x 1 cm. Usahakan agar persemaina tidak terkena sinar matahari dan dijaga agar pasiratau media semai tetap basah. Setelah biji petai berkecambah dan mempunyai satu daun, kemudian secara hati-hati pindahkan ke polybag atau kantong plastik yang sudah disiapkan sebelumnya.

Artikel Terkait Panduan Cara Menanam Hidroponik Yang Baik dan Benar Untuk Pemula!

3.Penyemaian pada Kantong Plastik (Polybag)

Penyemaian dapat pula dilakukan pada kanton g plastik berukuran diameter 20 cm, tinggi 20-30 cm, dan tebalnya 0,08-O,12 mm. Kantong plastik diisi media tumbuh berupa tanah subur yan g gembur dicampur dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1. Kantong plastik bagian bawahnya dilubangi untuk jalan keluarnya air siraman, sehingga media tumbuh jangan selalu tergenang air siraman, namun tetap dijaga selalu agak basah. Tempat penyemaian im’ harus terkena sinar matahari. Kemudian letakkan biji petai dengan cara membenamkan biji dalam media tumbuh sedemikian rupa, sehingga permukaan biji rata dengan permukaan media tumbuh. Tiap kantong plastik hanya diisi satu biji petai.

Setelah biji berkecambah harus dipelihara dan dijaga, terutama jangan sampai diganggu gulma. Media dijaga tetap agak basah, dan disemprot insektisida untuk mencegah atau membasmi serangan hama. Bibit yang sudah berdaun dua dapat diberi pupuk ringan yaitu sekitar 0,5 gram Urea dan 0,5 gram TSP yang ditaruh sekitar batang bibit dan segera disiram air. Bibit tanaman petai yang mempunyai ketinggian sekitar 30 cm SUdah siap untuk dipindah atau ditanam di lapangan.

Artikel terkait Panduan Cara Menanam Buah Naga Bagi Pemula!

PENANAMAN DAN PEMELIHARAAN

Tahap Budidaya petai selanjutnya adalah penanaman dan pemeliharaan, berikut cara penanaman dan pemeliharaan budidaya petai :

 

CARA TANAM

Tahap Budidaya petai selanjutnya adalah penanaman, terlebih dahulu narus dipersiapkan lubang tanam. Karena tanaman petal sangat membutuhkan sinar matahari secara penuh sepanjang hari, maka perlu dipilih lahan terbuka, baik di lahan tegalan maupun pekarangan.

Jarak antara lubang tanam yang satu dengan lainnya adalah 10 m x 10 m. Ukuran lubang tanam adalah 60 cm x 60 cm dan kedalaman juga ’60 cm. Kemudian lubang tanam tersebut diisi tanah yang sudah dicampur dengan pupuk kandang dengan perbandingan 3 (tanah) : 1 (pupuk kandang), dan dibiarkan beberapa waktu sampai keadaan tanah tersebut kerin g dan dingin (tak ada fermentasi pupuk kandang).

Setelah keadaan tanah di dalam lubang tersebut kering dan dingin, bibit tanaman petai dapat segera ditanam dengan melepas polybagnya. Bibit tanaman petai yang ditanam sebaiknya sudah mempunyai ketinggian minimum 30 cm. Tanah untuk tumbuhnya tanaman dijaga agar tidak kering, yaitu dengan melakukan penyiraman air secara teratur Dada musim kemarau.

 

PEMUPUKAN

Budidaya petai selanjutnya adalah Pemupukan tanaman petai dilakukan dua kali dalam setahun, yaitu pada awal musim hujan dan menjelang musim kemarau. Sebea lum dilakukan pemupukan, sekitar tanaman petai harus bersih dari gulma.

Pupuk yang digunakan adalah pupuk buatan pabrik (anorganik) yang mengandung unsur-unsur makro terutama N itrogen (N ), Phosfat 2, Tanaman Petai Jenis Kacang . Tanaman ini menghasilkan buah petai yang setiap buahnya hanya mengandung 10-12 biji. Panjang buah hanya sekitar 20%m, dan ukuran bijinya lebih kecil bila dibandingkan dengan biii ienis Gaiah.

 

PEMANGKASAN

Budidaya petai berikutnya adalah Pemangkasan/ pemotongan atau pengurangan sebagian dari cabang dan ranting. Pemangkasan cabang dan rantin g ini bertujuan:

  1. Untuk memperbanyak cabang/ranting.
  2. Untuk memperpendek pohon, supaya lebih mudah dalam melakukan pemanenan.
  3. Untuk mempermuda tanaman yang telah tua.
  4. Untuk mengatur keseimbangan kandungan karbohidrat dan nitrat pada tanaman agar dapat berbuah.

Pemangkasan sebaiknya dilakukan sambil memetik buah petai dengan menggunakan gunting stek atau pisau tajam yang dijepitkan Dada uiung galah bambu.

Artikel Terkait Panduan Cara Menanam Jahe Merah Step by Step Bagi Pemula!

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT

Tahap budidaya petai terakhir adalah pengendalian hama dan penyakit, pada umumnya tanaman petai jarang diserang hama dan penyakit. Namun ada satu hama yang jika menyerang tanaman petai dapat mengakibatkan tanaman petai mati. Hama ini adalah penggerek batang (stamboorde r) bernama X ystrocera festiva Thoms banyak menyerang tanaman petai yang tumbuh di daerah dataran rendah.

Hama pen g gerek batan g tersebut men g gerek batan g pokok tanaman petai, yang lama-kelamaan terus masuk semakin dalam sampai pada bagian xylem. Jika jaringan xylem rusak dan penggerek mengeluarkan kotoran, akan menghambat terangkutnya garam-garam mineral, air, dan zat-zat berguna lainnya dari akar menuju ke bagian atas tanaman (daun-daun tanaman), sebab pengangkutan zat-zat untuk kehidupan tanaman tersebut hanya melalui jaringan xylem (merupakan tabung sinambung dalam batang dan ranting tanaman). Rusaknya jaringan xylem tersebut akan diperburuk jika hama penggerek mengeluafkan kotoran yang bersifat racun, sehingga tanaman Detai akan segera mengalami kematian.

Baiklah sekian informasi dari kami mengenai Budidaya Petai, kami berharap artikel ini mampu membantu anda yang membutuhkannya dan kami sangat berharap kritik serta saran anda semua agar artikel ini menjadi lebih baik lagi terima kasih.

 

Artikel Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*