Panduan Cara Bercocok Tanam Melon Berkualitas

Cara Bercocok Tanam Melon

Cara Bercocok Tanam Melon – pada kesempatan kali ini kami SawonBudidaya akan menjelaskan penanaman melon yang benar, sebelum kami menjelaskan cara bercocok tanam melon,dan kami juga akan menjelaskan tahap-tahap penanaman melon hingga proses panen, sebelum masuk ketahap selanjutnya ada baik anda mengetahui  dari buah melon itu apa.

Melon adalah termaksud tanaman labu yang berkembang pesat di dunia, banyak orang menkomsumsi melon dengan cara membuat jus dan juga bisa menjadikan campuran es buah, dan banyak keluarga menyukai buah melon karena rasa yang manis dan segar, orang Indonesia banyak membudidaya buah melon sebagai bisnis karena cara bercocok tanam melon sangatlah mudah bila anda benar-benar memperhatikan proses penanaman yang akan kami jelaskan.

Cara bercocock tanam melon yang benar dan bagaimana melon bisa tumbuh dengan baik agar buah menghasilkan buah melon yang maksimal, langsung saja kami akan menjelaskan tahap-tahap penanaman buah melon yang benar dibawah ini.

Artiket yang terkait Panduan Cara Bercocok Tanam Tomat Step by Step

 

Syarat-Syarat Tumbuh Tanaman Melon

Sebelum  menjelaskan cara menanam melon kami membahas syarat atau factor pendorong tumbuh tanaman melon berikut ini.

Iklim

Saat penanaman buah melon tentu membutuhkan lokasi yang memiliki tempat udara sejuk serta kering (25-30 derajat C), kenapa kami sarankan memilih tempat yang sejuk sebab melon merupakan tanam yang harus memiliki suhu dibawah 18 derajat C.

Cara bercocok tanam melon selanjutnya yang memiliki udara sedang dikarenakan tanaman melon tidak bisa tumbuh maksimal bila lokasi memiliki udara yang sangat keras anginya sebab bisa merusak tanaman melon.

Pilih lokasi yang memiliki kelembaban udara sedang agar  tanaman dapat tumbuh dengan baik, jika lokasi yang memiliki udara tinggi akan mengakibatkan tanaman melon mudah terserang penyakit.

 

media tanam

pastikan tanah yang digunakan untuk budidaya melon mengandung unsure hara tinggi, sehingga baik untuk masa pertumbuhan serta masa pembentukan buah nantinya. Kita ketahui melon termaksud tanaman yang dimanfaatkan buahnya, oleh karena itu jika melon tidak menghasilkan buah maka tidak ada artinya.

Selain jenis tanah hal penting lainya yang perlu diperhatikan adalah kadar keasaman tanah atau PH, sebaiknya kadar keasaman tanah untuk budidaya melon menncapai 5 sampai 7 PH.

Tinggi lokasi budidaya tanaman melon

Sebenarnya melon dapat tumbuh dengan baik pada dataran rendah maupun dataran tinggi, namun dari kedua daerah tersebut tentu terdapat salah satu lokasi yang benar-benar cocok dan pas. Maka sebaiknya budidaya melon ditanam pada daerah yang memiliki ketinggian mencapai 300 hingga 900 mdpl.

Artikel terkait Panduan Cara Bercocok Tanam Buah Naga Step by Step

 

Cara Bercocok Tanaman Melon

Setelah anda memahami beberapa penjelasan dari kami mengenai syarat-syarat tumbuh melon, disini kami akan menjelaskan kembali tahap-tahap Cara Bercocok Tanam Melon yaitu :

Pemilihan bibit melon

Ditahap pertama dalam cara bercocok tanam melon, hal yang perlu diperhatikan adalah cara pemilihan bibit atau benih. Kita ketahui melon termaksud tanaman generatif atau tanaman yang dapat dikembang biakkan menggunakan biji, tidak semua biji pada melon dalam digunakan sebagai bibit atau benih maka dari itu kami akan menjelaskan cara pemilihan benih atau bibit melon yang baik yaitu :

  • Beli bibit melon di toko pertanian sekitar rumah anda
  • Lalu sebelum itu lakukan perendaman dengan air atonik, guna memastikan apakah bibit atau benih memiliki kualitas unggulan atau tidak.
  • Tunggu hingga beberapa jam, jika bibit yang anda beli mengapung maka dapat dipastikan bibit tidak memiliki kualitas unggu begitu sebaliknya.
  • Dan bibit yang tenggelam dapat anda tiriskan pada tisu atau kering agar tidak mudah busuk atau berjamur

Penyemaian benih melon

Cara bercocok tanaman selanjutnya adalah penyemaian, hal ini sangat perlu dilakukan karena apa ?? ditahap ini anda melakukan proses pertumbuhan benih atau bibit menjadi calon tanaman melon yang siap dipindahkan ketempat pertumbuhan selanjutnya.

Dalam proses penyemaian anda akan difokuskan pada masa pertumbuhan benih dan perawatannya, namun jika anda merasa bingung bagaimana cara penyemaian bibit atau benih melon yang baik kami akan jelaskan tahap-tahapnya dibawah ini yaitu :

  • Lakukan pemilihan tempat semai, anda dapat menggunakan beberapa tempat yaitu pot, polybag atau lahan kosong. Bagi anda yang menggunakan lahan kosong lakukan penggemburan terlebih dulu akan akar dari bibit melon dapat lebih mudah tumbuh.
  • Untuk langkah selanjutnya persiapan media tanam, dalam proses penyemaian bibit melon anda dapat menggunakan media tanam berupa campuran tanah humus, pupuk kandang kering dan sekam padi.
  • Campur ketiga media tanam tersebut dengan perbandingan 3:1:1 secara merata, untuk hasil yang lebih maksimal anda dapat menggunakan cangkul.
  • Begitu proses percampuran media semai selesai tunggu hingga 1 mingguan, setelah itu ambil bibit melon yang sudah anda siapkan sebelum dan masukan kedalam tempat semai yang sudah diisi media semai.
  • Lalu tutup kembali dengan tanah secara tipis, lakukan juga penyiraman menggunakan air secukupnya. Ini lah guna dari sekam padi untuk melancarkan proses drainase pada tempat semai melon.
  • Calon tanaman melon akan tumbuh setelah berumur 2 hingga 3 mingguan.

 

Proses persiapan lahan tanam melon

Dalam proses persiapan lahan tanam melon, hal-hal yang perlu anda perhatikan dapat dilihat langsung diatas yaitu syarat-syarat tumbuh tanaman melon. Setelah ketiga syarat diatas sudah anda penuhi, maka kita dapat melanjutkan ketahap berikut dari cara bercocok tanam melon yaitu proses persiapan lahan tanam melon. Tahap-tahap persiapan lahan tanam melon dapat anda perhatikan dibawah ini yaitu :

  • Untuk persiapan lahan tanam, tentu terdapat alat dan bahan yang perlu disiapkan. Bahan yang perlu berupa tanah humus dan pupuk kandang kering sedangkan alat yang perlu disiapkan adalah cangkul dan sabit.
  • Setelah bahan dan alat siap, lakukan proses pembersihan lahan dari hama pengganggu seperti rumput serta tanaman liar yang beresiko mengganggu masa pertumbuhan melon nantinya.
  • Begitu pembersihan selesai, lakukan proses pembajak atau penggemburan tanah yang berguna untuk memudahkan akar dari tanaman tumbuh dan memperoleh unsur hara serta air nantinya.
  • Buat bedengan dengan lebar 130 cm, ketinggian bedengan 50 cm dan panjang yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda.
  • Setelah selesai pastikan kembali apakah kadar keasaman tanah stabil, jika tidak anda dapat menaburkan kapur guna menstabilkan kadar keasaman atau PH tanah.

 

Tahap penanaman melon

Tanaman melon yang sudah berumur 2 minggu atau 3 minggu akan siap dipindahkan ketempat pembesaran atau pertumbuhan selanjutnya, tahap ini merupakan salah satu hal penting dari cara bercocok tanam melon. Sebaiknya proses pemindahan atau penanaman melon dilakukan pada waktu pagi dan sore hari, karena jika proses pemindahan tanaman dilakukan pada siang hari dapat mengakibatkan melon mudah layu atau mati.

Lakukan penanaman melon secara hati-hati agar tidak merusak tanaman, setelah selasai ditanam lakukan penyiraman guna memudahkan melon beradaptasi dengan lingkungan baru.

Tahap perawatan melon

Untuk cara bercocok tanam melon selanjutnya adalah perawatan atau pemeliharaan melon, tentunya buah melon yang dihasilkan dari tanaman terawatt akan berbeda dengan tanaman yang tidak terawat. Dibawah ini beberapa cara perawatan atau pemeliharaan melon yang dapat anda lakukan yaitu :

 

Penyulaman

Kegiatan ini hanya dapat dilakukan pada tanaman yang baru berumur satu minggu dihitung dari awal pemindahan tanaman dari tempat semai ketempat budidaya, kita ketahui penyulaman adalah proses penggantian calon tanaman melon yang rusak atau mati dengan tanaman melon yang lebih segar.

Penyiangan

Tahukah anda penyiangan adalah salah satu perawatan atau pemeliharaan tanaman melon terpenting, karena ditahap ini anda akan melakukan pembersihan lahan atau area budidaya dari hama pengganggu seperti rumput liar dan tanaman lainya guna menjaga asupan nutrisi yang diperoleh tanaman ini maksimal.

Pemasangan ajir

Melon termaksud tanaman merambat oleh karena pemasangan ajir sangat diperlukan, anda dapat menggunakan bambu atau kayu tujuannya dilakukan pemasangan ajir adalah untuk menjaga kualitas buah melon itu sendiri dan memastikan buah tidak terkena tanah secara langsung.

Proses panen melon

Cara bercocok tanam melon terakhir adalah panen, pada tahap ini banyak petani yang menanti-nantikannya. Hal itu karena petani akan menerima hasil jerih payahnya selama beberapa bulan ini.

Tanaman melon dapat dipanen setelah berumur kurang lebih 3 bulan, terdapat beberapa ciri melon yang siap dipanen. Memiliki warna kekungingan dan serat pada kulit buah terasa kasar.

Proses panen sebaiknya dilakukan pada pagi dan sore hari, guna menjaga kadar air didalam buah karena semakin tinggi kadar dalam buah maka nilainya jualnya semakin tinggi juga.

Sekian informasi dari kami mengenai Cara Bercocok Tanam Melon, semoga sedikit informasi ini dapat bermanfaat bagi anda semua terima kasih!

Artikel terkait Panduan Cara Bercocok Tanam Timun Step by Step

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*